I Gede Widiastika, I Gede
STKIP Citra Bakti, NTT

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Literasi Dasar Dalam Implementasi Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar Yanik Yasmini, Wayan; Ardhiani, Gusti Ayu Nanik; Dumaini, Ni Kadek Depi; Widiastika, I Gede
Lampuhyang Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i2.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terkait penguatan literasi dan numerasi yang dapat dilakukan untuk mendukung pemerintah dalam kebijakan merdeka belajar di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka, yaitu memperoleh data, bahan dan rujukan dari berbagai sumber seperti buku, artikel, hasil penelitian, dan peraturan pemerintah yang berhubungan dengan kebijakan merdeka belajar dan penguatan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Mewujudkan merdeka belajar melalui kebijakan pemerintah selain memfokuskan pada karakter namun juga proses pembelajaran dalam evaluasi berupa asesmen (AKM) dalam upaya memperkuat literasi dan numerasi dapat dilakukan dengan menerapkan budaya literasi dan numerasi di sekolah, pembentukan team literasi sekolah (TLS), melibatkan pihak ketiga, menggerakkan komunitas praktisi dan juga menjalankan program-program sekolah yang melibatkan peserta didik secara langsung untuk penguatan literasi dan numerasi. Literasi dan numerisasi menjadi kompetensi minimum atau kompetensi dasar yang dibutuhkan peserta didik untuk bisa belajar. Pelaksanaan asesmen tersebut akan dilakukan oleh peserta didik yang berada di tengah jenjang sekolah, sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA MODEL INQUIRY LEARNING BERBANTUAN PERANGKAT PHET SIMULATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP Rawa, Natalia Rosalina; Niftalia, Irama; Widiastika, I Gede
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan bahan ajar matematika berupa buku ajar model inqury learning berbantuan perangkat PhET Simulation dan untuk mengetahui kualitas bahan ajar berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan dan kefektifan ditinjau dari aspek kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VII SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model Plomp yang dimodifikasi. Pengembangan model Plomp terdiri atas 3 tahap yaitu: (1) pleminary research, (2) prototyping phase, dan (3) assessment phase. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP se-kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil yaitu: (1) skor kevalidan bahan ajar adalah 3,62 (2) skor kepraktisan bahan ajar 3,44, (3) kemampuan komunikasi matematis siswa secara klasikal meningkat dari 66,31 ke 75,39 dengan kategori tinggi. Dengan demikian bahan ajar matematika berupa buku ajar model inqury learning berbantuan perangkat PhET Simulation bagi siswa SMP kelas VII dinyatakan valid, praktis dan efektif.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE (TTW) DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS Widiastika, I Gede
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.733 KB)

Abstract

Abstract: The aimed of this study was to determined the effect of cooperative learning model TTW on motivation and achievement of students learn science. The study was conducted on the social material Junior High School. The subject of research involved 200 people in 7th grade Junior High School of Kubu, Karangasem, Bali. To assess the effect of the above then there are two instruments were used that instrument to obtain data on the learning motivation and learning achievement data. Hypothesis testing is done by using Manova analysis. Research showed that the motivation of students who take social studies learning model TTW with an average score of 103.92, while students who take the conventional learning models have an average score of 75.28. Thus, a significant difference between the application of learning models TTW with conventional learning models in the learning process of the learning motivation of students. Based on the analysis Manova appears that the value of F = 81.145 with a significance level of 0.00. This means that there is the influence of social studies achievement between students who take the learning model TTW with conventional learning models in 7th grade student. The analysis showed that the value of F to Pilla's Trace, Wilks' Lambda, Hotteling's Trace Roy's Largest Root has calculated F = 141.341 0,00 significance smaller than 0.05. That is the value of F to Pillai's Trace, Wilks'Lambda, Hotteling's Trace Roy's Largest Root are all significant. So, their effect learning motivation and learning achievement between students who take the type cooperative learning model TTW with students who take the conventional learning models. Key words: cooperative learning, motivation, achievement Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TTW terhadap motivasi dan prestasi belajar IPA siswa. Penelitian dilakukan pada materi IPS SMP. Subjek penelitian yang dilibatkan adalah 200 siswa kelas VII di SMP Negeri Kubu, Karangasem, Bali. Untuk mengkaji pengaruh di atas maka ada dua instrumen yang digunakan yaitu instrumen untuk memperoleh data tentang motivasi belajar dan data prestasi belajar. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis Manova. Hasil perhitungan menunjukan bahwa motivasi belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran TTW dengan skor rata-rata 103,92 sedangkan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional memiliki skor rata-rata 75,28. Jadi, terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran TTW dengan model pembelajaran konvensional dalam proses pembelajaran IPS terhadap motivasi belajar IPS siswa. Berdasarkan hasil analisis Manova tampak bahwa nilai F hitung = 81,145 dengan taraf signifikansi 0,00. Ini berarti bahwa ada pengaruh prestasi belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TTW dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga F untuk Pilla's Trace, Wilks' Lambda, Hotteling's Trace, Roy's Largest Root memiliki F hitung 141,341 signifikansi 0,00 yang lebih kecil dari 0,05. Artinya harga F untuk Pillai's Trace, Wilks'Lambda, Hotteling's Trace, Roy's Largest Root semuanya signifikan. Jadi terdapat penagruh motivasi belajar dan prestasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TTW dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Kata kunci: pembelajaran kooperatif, motivasi, prestasi