Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

10.47313 Upaya KPU Kota Serang dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Pilkada Serentak 2024 Yohanes Oci; Yulvia Chrisdiana; Louise Nisa Rindarto; Tetti Flora Barutu
Ilmu dan Budaya Vol. 46 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jidb.v46i2.4255

Abstract

Abstract  This study aims to explain the efforts of the General Election Commission (KPU) of Serang City in increasing public political participation in the 2024 Simultaneous Regional Elections. General Elections are part of public political participation to take part in a country's politics. Public political participation is an important indicator in a healthy democracy. The 2024 Simultaneous Regional Head Elections, as part of the democratic process in Indonesia, offer the public an opportunity to play an active role in determining leaders at the regional level. In this context, the role of the Serang City KPU as the election organizer is a major factor in optimizing citizen involvement in political participation in the Simultaneous Pilkada. This study uses a qualitative approach, with data collection techniques through interviews, observations, and literature studies. The results show that the KPU of Serang City has implemented various strategies to increase participation, such as community-based socialization, political education for first-time voters, anti-golput campaigns, and collaboration with community leaders and academics. Obstacles faced include low public political awareness, lack of public trust in political institutions, and economic factors. This research emphasizes the importance of adaptive and participatory election management strategies to maintain the quality of local democracy. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat pada Pilkada Serentak tahun 2024. Pemilihan Umum merupakan bagian dari partisipasi politik masyarakat untuk ambil bagian dalam politik suatu negara. Partisipasi politik masyarakat adalah indikator penting dalam demokrasi yang sehat. Pilkada Serentak 2024 sebagai bagian dari proses demokrasi di Indonesia menawarkan kesempatan bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam menentukan pemimpin di tingkat daerah. Dalam konteks ini, peran KPUD Kota Serang sebagai penyelenggara pemilu menjadi faktor utama untuk meningkatan keterlibatan warga negara sebagai bentuk partisipasi politik di Pilkada Serentak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPUD Kota Serang telah melaksanakan berbagai strategi peningkatan partisipasi, seperti sosialisasi berbasis komunitas, pendidikan politik pemilih pemula, kampanye anti-golput, serta kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan akademisi. Hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran politik masyarakat, kurangnya kepercayaan publik terhadap lembaga politik, dan faktor ekonomi. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi penyelenggara pemilu yang adaptif dan partisipatif guna menjaga kualitas demokrasi lokal.
Penguatan Implementasi Prinsip Good Govermance Melalui Program Pendampingan Tata Kelola Pemerintahan Desa Di Desa Sukaraja Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak : Penelitian Deni Permana; Yohanes Oci; Anisa Murnawati; Iim Irmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7490

Abstract

Pembangunan desa memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi potensi lokal yang dimiliki. Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak memiliki berbagai sumber daya yang berpotensi dikembangkan, namun pemanfaatannya belum optimal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya desa, merumuskan strategi pemerintah desa dan masyarakat dalam mengoptimalkan sumber daya, serta mengkaji upaya optimalisasi tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan inklusif. PkM ini bertujuan untuk menganalisis strategi dan optimalisasi sumber daya desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi mandiri dan inklusif di Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung. Pembangunan desa memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional karena desa merupakan basis aktivitas ekonomi masyarakat yang didukung oleh potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan modal sosial. Namun pemanfaatan potensi tersebut di Desa Sukaraja masih belum optimal, yang ditandai dengan terbatasnya kapasitas sumber daya manusia, rendahnya akses pasar dan modal, serta rendahnya sinergi antar pemangku kepentingan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, edukatif, danimplementatif melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap meliputi persiapan dan pemetaan kebutuhan mitra, pemaparan materi penguatan kapasitas aparatur desa, pengembangan sistem keterbukaan informasi desa, pemberdayaan partisipasi masyarakat, pendampinganimplementatif, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan pemahaman aparatur desa terkait tata kelola sumber daya yang transparan dan akuntabel, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
STRATEGI DAN OPTIMALISASI SUMBER DAYA DESA DALAM MENDORONG PERTUMBUHAN EKONOMI MANDIRI DAN INKLUSIF DI DESA SUKARAJA KECAMATAN WARUNGGUNUNG KABUPATEN LEBAK Muara Torang Hadomuan; Yohanes Oci; Deni Permana; Nur Rizka Oktovia; Devi Triana
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 10 (2026): Vol. 5 No. 10 Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i10.3973

Abstract

Village development has a strategic role in supporting national economic growth through optimizing local potential. Sukaraja Village, Warunggunung District, Lebak Regency has various resources that have the potential to be developed, but their use is not optimal in improving the welfare of the community. This research aims to analyze the potential of village resources, formulate strategies for village governments and communities in optimizing resources, and examine these optimization efforts in encouraging independent and inclusive economic growth. This PKM aims to analyze strategies and optimize village resources in encouraging independent and inclusive economic growth in Sukaraja Village, Warunggunung District. Village development has a strategic role in national development because villages are the basis of community economic activities supported by the potential of natural resources, human resources, and social capital. However, the utilization of this potential in Sukaraja Village is still not optimal, which is characterized by limited human resource capacity, low market and capital access, and lack of synergy between stakeholders. The method used in this activity is a participatory, educational, and implementive approach through the Community Service (PkM) program. The implementation of activities is carried out in stages including preparation and mapping of partner needs, presentation of materials to strengthen the capacity of village apparatus, development of village information disclosure systems, empowerment of community participation, implementation assistance, and monitoring and evaluation. The results of the activity show that a participatory approach and continuous mentoring are able to increase the understanding of village officials related to transparent and accountable resource management, as well as encourage active community participation in village development. Keywords: village resources, independent economy, inclusive economy, community empowerment, transparency, PkM