ISNA NURILAH
SMK Negeri 1 Banjar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN METODE SIMULASI DAN PEER TEACHING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN PRAKTIK BERTELEPON ISNA NURILAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v3i3.2464

Abstract

This research aims to improve student learning achievement in practical telephone lessons by applying simulation and peer teaching methods. This class research was carried out in 2 cycles. Before implementing cycles 1 and 2, students carry out conventional learning with a little simulation. From this pre-cycle learning activity, the average class is only 64, 33% of students have completed it and 67% of students have not completed it. For students who get higher grades than their friends in the pre-cycle, they are appointed as peer tutors in their respective groups. When implementing cycle 1, using the simulation method and peer tutoring, students looked more motivated and there was an increase in gestures, so that student achievement increased to 78, with 67% of students completing. Then in cycle 2, peer tutors take turns in groups to train their friends. When observations and tests were carried out, students seemed more relaxed and more fluent in communicating. So after the test was carried out, the class average score in cycle 2 was 86 with completion reaching 94%. After learning cycle 1 and cycle 2, it can be concluded that the simulation method and peer tutoring have a positive effect on improving the achievement of class ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran praktik bertelepon dengan penerapan metode simulasi dan peer teaching. Penelitian kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Sebelum dilaksanakan siklus 1 dan 2, siswa melaksanakan pembelajaran konvensional dengan sedikit simulasi. Dari kegiatan pembelajaran prasiklus ini, rata-rata kelas hanya 64, siswa yang sudah tuntas sebanyak 33 % dan siswa yang belum tuntas 67 %. Untuk siswa yang mendapatkan nilai lebih tinggi dari temannya pada prasiklus, ditunjuk menjadi tutor sebaya pada kelompoknya masing-masing. Saat dilaksanakan siklus 1, dengan metode simulasi dan tutor sebaya, siswa terlihat lebih termotivasi dan terdapat peningkatan gesture, sehingga prestasi siswa pun meningkat menjadi 78, dengan siswa yang sudah tuntas sebanyak 67 %. Kemudian pada siklus 2, tutor sebaya bergantian kelompok dalam melatih temannnya. Saat dilkukan observasi dan tes, siswa terlihat semakin relaks dan semakin lancar dalam berkomunukasi. Sehingga setelah dilaksanakan tes, nilai rata-rata kelas pada siklus 2 menjadi 86 dengan ketuntasan mencapai 94 %. Setelah dilaksanakan pembelajaran siklus 1 dan siklus 2 dapat disimpulkan bahwa metode simulasi dan tutor sebaya berpengaruh positif untuk meningkatkan prestasi siswa kelas X Otmatisasi dan tata Kelola Perkantoran 2 SMK Negeri 1 Banjar pada materi berkomunikasi melalui telepon.