Ahmad Sihabuddin mubarok
INSTITUT AGAMA ISLAM FAQIH ASY'ARI (IAIFA) KEDIRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Metode Yanbu’a Sesuai Disiplin Ilmu Tajwid Untuk Meningkatkan Minat Anak Belajar Membaca Al-Qur’an Di TPQ Darun Najah Dusun Parerejo Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Ahmad Sihabuddin mubarok
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Vol 4 No 2 (2023): JPMD
Publisher : LP3M IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/jpmd.v4i2.1000

Abstract

Mengaji Al- Qur’an memiliki peranan penting dalam meningkatkan bakat pembentukan pribadi muslim yang tangguh dan tatanan masyarakat yang kokoh. Sebab, mengaji Al- Qur’an mengandung intisari kebaikan, ketawadhu’an, kesahajaan, kebersamaan, solidaritas sosial, dan lain sebagainya. Akan tetapi, banyak orang yang mengaji Al- Qur’an belum mampu menyerap makna spiritual yang terkandung dalam Al- Qur’an yang dilaksanakannya. Peneliti akan mengadakan Pendampingan Kedisiplinan Tata Cara membaca Al- Qur’an menggunakan metode yanbu’a terutama bagi anak -anak di TPQ Darun Najah di Dusun Parerejo Desa Gedangsewu, karena cara membaca Al- Qur’an di masyarakat tersebut masih sangat kurang, sebab kedisiplinan ilmu tajwid dalam membaca Al-Qur’an sangat penting untuk diterapkan.
IMPLEMENTASI PEMBIASAAN JAMAAH SHOLAT DHUHA DAN SHOLAT DHUHUR UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS DI MI ATTA’AWUN KEDIRI Ahmad Sihabuddin Mubarok; Muhammad Soni Amrulloh
Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Salimiya
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) IAIFA Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58401/salimiya.v6i2.2046

Abstract

At MI Atta'awun, the practice of Dhuha prayer is held twice a week and dhuhur, on Mondays and Thursdays, in the mosque. Additionally, congregational Dhuha prayers are also conducted in classrooms, using a rotating leadership system among the students. The objective is to instill independence and the ability to correctly recite the Dhuha prayer from an early age. As part of this habit-forming process, students from grades 4 to 6 regularly record their Dhuha prayer performance in journals. The selection of the imam is entrusted to the students, using a rotation system based on seating order or attendance list. This system ensures that each student has the opportunity to lead the prayer and prepare themselves accordingly. The Dhuha prayer is performed separately in each classroom, led by a pre-scheduled student.