Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Digitalisasi Manajemen Usaha Melalui Digital Marketing dan Pembukuan Digital pada UMKM Bengkel Vespa Kota Bandung Puryati, Dwi; Kuntadi, Susinah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v8i2.726

Abstract

The aim of this service activity is to provide solutions to the problems faced by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) related to digitalization of marketing and bookkeeping. The method used in this service is digital marketing and bookkeeping training and assistance. The development of the Vespa Workshop MSME business encourages MSME players to carry out records in an orderly manner using existing technology so that MSME players can know with certainty the performance results during a certain period. The profits earned, the amount of inventory available, payment of salaries on time, maintenance of assets are things that must be considered when the business grows. Apart from that, creating a marketplace and utilizing social media are also determining factors for future business success. The result of this community service is the implementation of digital marketing for regular business promotion on Instagram and WhatsApp, improving the quality of service via chatbot and improving bookkeeping and preparing business financial reports. The results of the questionnaire regarding promotional media, financial aspects and service quality showed a score of 91% in the very good category. The implementation of digital marketing and digital bookkeeping has an impact on increasing consumer satisfaction, orderly bookkeeping and increasing sales and profits of partner businesses. Keywords: Bookkeeping, digital, marketing, media performance. Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terkait dengan digitalisasi pemasaran dan pembukuan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu pelatihan dan pendampingan digital marketing dan pembukuan. Berkembangnya usaha UMKM Bengkel Vespa mendorong pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan dengan tertib menggunakan teknologi yang ada agar pelaku UMKM dapat mengetahui dengan pasti hasil kinerja selama periode tertentu. Laba yang diperoleh, jumlah persediaan yang ada, pembayaran gaji tepat waktu, pemeliharaan asset merupakan hal yang harus diperhatikan ketika usaha semakin berkembang. Selain itu pembuatan market place dan pemanfaatan sosial media juga merupakan faktor penentu keberhasilan usaha di masa mendatang. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini telah diimplementasikannya digital marketing untuk promosi usaha secara rutin di Instagram dan whattaps, peningkatan kualitas layanan via chatbot dan perbaikan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan usaha. Hasil kuesioner mengenai media promosi, aspek keuangan dan kualitas pelayanan menunjukkan nilai 91% dalam katagori sangat baik. Implementasi digital marketing dan pembukuan digital berdampak pada peningkatan kepuasan konsumen, tertib pembukuan dan peningkatan penjualan dan laba usaha mitra. Kata kunci: Digital, kinerja media, pemasaran, pembukuan.
Peningkatan Produktivitas, Pemasaran Digital, dan Pembukuan Sederhana Berbasis IT Usaha Konveksi di Desa Lengkong Kabupaten Bandung Basuki, Teguh Iman; Puryati, Dwi; Kuntadi, Susinah
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v3i1.1665

Abstract

This PKM aims to help people who already have a business to produce fashion products (conventions). The partner in this program is Mr. Muchlis, a convection business actor located in Lengkong village, Bandung district. The problems faced by partners are (1) The length of the process of making buttonholes and installing buttons because they do not have a special machine for making buttonholes, so that they are transferred to other parties (2) Do not understand and have an adequate bookkeeping system resulting in difficulties in recording and calculating raw materials, wages, labor, other production costs, inaccurate determination of selling prices and profit calculations as well as preparation of financial reports, (3) Marketing of products is still limited and carried out offline, even though market opportunities for products are still open. The solutions offered to business partners are (1) Procurement of buttonhole making machines, (2) Making and training of IT-based bookkeeping, and (3) Making and training of social media for digital marketing, while the output targets to be produced are publication of PKM results in ISSN national journals, and media mass electronics, activity video publications, buttonhole machines, accounting systems ansi based IT, and digital marketing media.
MANAJEMEN USAHA AGAR-AGAR KERTAS BERBASIS DIGITAL PADA UMKM AGAR KERTAS GARUT SELATAN Puryati, Dwi; Basuki, Teguh Iman; Kuntadi, Susinah
Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Dharma Bhakti Ekuitas
Publisher : Universitas Ekuitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52250/p3m.v6i2.428

Abstract

Agar-agar kertas merupakan salah satu produk ungggulan khas wilayah Pantai Pamengpeuk desa Mancahagar Kabupaten Garut. Selain itu untuk meningkatkan nilai tambah produk agar laut dibuat dodol. Salah satu UMKM yang mengolah agar laut adalah industri rumahan agar kertas cap “Apel” yang berlokasi di Kampung Bunisari, Desa Mancagahar RT/Rw: 03/04, Kecamatan Pameungpeuk, Garut Selatan. Agar kertas cap “Apel” mulai beroperasi tahun 1993 dan saat ini dikelola oleh generasi kedua. Manajemen usaha dilakukan secara sederhana dan belum ada pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Dalam menghitung upah karyawan seringkali terjadi ketidakuratan data jam kerja, dan pembayaran gaji. Perhitungan harga pokok dan penentuan harga jual pun dilakukan secara otodidak. Produk hanya dikemas menggunakan plastik transparan, sehingga kurang memiliki daya tarik konsumen dan mudah rusak. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra maka kegiatan pengabdian dilakukan adalah (1) Membuat sistem pembukuan sederhana berbasis IT, (2) Pelatihan sistem pembukuan sederhana berbasis IT, (3) Pendampingan pencatatan dan penyusuan laporan keuangan. (4) Pelatihan dan Pembuatan Packaging, (5) Monitoring dan Evaluasi (Monev). Dengan kegiatan pengabdian ini, UMKM dapat tertib pembukuan dan menyusun laporan keuangan sesuai standar yang berlaku serta membuat packaging lebih menarik dan aman, sehingga kinerja UMKM menjadi lebih baik.
The Analyzing Materiality Level Consideration Based on Auditor’s Professionalism, Professional Ethics and Auditor’s Experience Puryati, Dwi; Prananda, Nabila; Nur Fatimah, Novelia Ellena
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 6 No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v6i2.6973

Abstract

AbstractThe objective of this study was to analyze the impact of an auditor's expertise, professional ethics, and experience on the level of materiality at a Public Accounting Firm in Bandung. This study methodology incorporated descriptive analysis and verification techniques. The research population consists of all auditors employed by a Bandung public accounting firm. The research sample was determined using a purposive sampling technique and the result was 41 auditors from 12 Public Accountant Firms in Bandung. Data collection techniques were carried out through questionnaires. The data analysis was carried out using regression analysis, determination coefficient, and hypothesis test. Before analyzing the data, instrument tests and classical assumption tests were carried out. The findings revealed a favorable and statistically significant effect of the auditor's professionalism, professional ethics, and experience on the amount of materiality considered by Bandung Public Accounting Firms. Consideration of the level of materiality was influenced by the auditor’s professionalism, professional ethics, and experience by 52.1%, while the other 47.9% was determined by other factors that were not researched in this study.Keywords: Auditor; Experience; Materiality; Professionalism; Professional ethics. AbstrakPenelitian ini dilakukan di Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung dengan tujuan menganalisis pengaruh profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Analisis deskriptif dan verifikatif digunakan sebagai pendekatan dalam penelitian ini. Populasi penelitian adalah semua auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Sampel penelitian berjumlah 41 auditor dari 12 Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner.  Metode analisis datayang digunakan adalah analisis regresi berganda, koefesien determinasi dan uji hipotesis. Sebelum data dianalisis dilakukan uji instrument dan uji asumsi klasik.  Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel profesionalisme auditor, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor mempengaruhi pertimbangan tingkat materialitas sebesar 52.1%, sedangkan pengaruh dari faktor lain yang tidak diteiliti dalam penelitian ini sebesar 47.9%.Kata kunci: Auditor; Etika profesi; Materialitas; Pengalaman; Profesionalisme.
ENHANCEMENT OF THE CAPACITY OF MSMEs IN CURUG TOURISM VILLAGE, BOGOR REGENCY, THROUGH ACCURATE FINANCIAL BOOKKEEPING Indupurnahayu, Indupurnahayu; Puryati, Dwi; Sparta, Sparta
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3203

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in driving economic growth, particularly at the local level. However, many MSMEs still face challenges in systematic financial management and recording, which makes it difficult to measure business performance and make informed decisions. This community service activity was conducted in Curug Tourism Village, Bogor Regency, with the aim of improving MSME capacity through training in accurate financial bookkeeping. The training employed an educational and participatory approach, covering five main topics: cash control, simple bookkeeping, calculating the cost of goods manufactured (COGS), introduction to taxation, and digital marketing. Evaluation results using pre- and post-test questionnaires showed a significant increase in participants' understanding. One of the largest improvements was seen in the ability to record transactions independently, from an average score of 2.1 to 3.9. These findings demonstrate that hands-on training can significantly strengthen financial literacy and business management skills among MSMEs.