Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Toraja Utara Vio Gibran Rasinan; Mira La'bi Bandhaso; Kordiana Sambara'
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2084

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama pada organisasi dengan tingkat risiko kerja tinggi seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh K3 terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Toraja Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 23 pegawai yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 30 pegawai. Pengumpulan data didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics 22 melalui uji korelasi Spearman Rank, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K3 memiliki hubungan positif dan sangat kuat dengan kinerja pegawai, dengan koefisien korelasi Spearman sebesar 0,860 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,810 menunjukkan bahwa 81,0% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh K3, sedangkan 19,0% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Uji t menghasilkan nilai t hitung 9,453, lebih besar daripada t tabel 2,080, dengan signifikansi 0,000, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan K3 yang baik dapat meningkatkan rasa aman, kenyamanan, disiplin, dan motivasi pegawai dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu, instansi perlu memperkuat kepatuhan terhadap prosedur kerja, penggunaan alat pelindung diri, pelatihan keselamatan berkala, serta pengawasan standar keselamatan untuk mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.