Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Determinan Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Ekonomi Islam Dania Hellin Amrina; Asih Agustriyani; Asriani
Islamic Economics and Business Review Vol 2 No 2 (2023): IESBIR, August 2023
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v2i2.5776

Abstract

This study aims to analyze how much influence income level, lifestyle, and number of family members have on the level of family welfare in the view of Islamic Economics in Kampung Jati Anom Kel. Srengsem Kec. Panjang. This study uses a quantitative approach which is descriptive statistics. The sampling technique uses Quota Sampling. The population is 294 families and the sample is 100 families. Collecting data using questionnaires/questions and documentation techniques. Partially, the results of this study indicate that the variable income level and lifestyle affect the level of family welfare, while the variable number of family members has no effect. Simultaneously, the level of income, lifestyle, and number of family members affect the level of family welfare. From an Islamic perspective, real welfare is feeling sufficient, this is still not felt by most of the people of Kampung Jati Anom Kel. Srengsem Kec. Panjang.
Analysis of The Influence of Sharia Monetary Operations Instruments on Gross Domestic Product in Indonesia in The Perspective of Islamic Economics in 2019-2023 Diah Salsyarani; Asriani; Yulistia Devi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.8259

Abstract

This study aims to analyze the influence of Islamic monetary operation instruments on gross domestic product. The results of the study indicate that in the long term, Bank Indonesia Sharia Certificates have a positive and significant effect on gross domestic product, but have no effect in the short term. Bank Indonesia Sharia Deposit Facilities in the long term or short term have no effect and are not significant on Gross Domestic Product, as well as the Islamic Interbank Money Market. These findings provide evidence that Islamic monetary operation instruments have not had a significant impact on Gross Domestic Product, so that a stimulus is needed to channel Islamic financing to the real sector in order to help increase economic growth.
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga (BI Rate), dan Non Performing Pinancing (NPF) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah Di Indonesia (Periode 2020-2024) Asriani; Ahmad Hazas Syarif; Weny Rosilawati
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 7 No. 2 (2026): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v7i2.4866

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inflasi, BI Rate, dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah fluktuasi tingkat profitabilitas perbankan syariah yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro serta risiko pembiayaan yang dihadapi oleh bank. Perubahan tingkat inflasi dan suku bunga (BI Rate) dapat mempengaruhi aktivitas pembiayaan dan penghimpunan dana bank, sementara tingginya tingkat Non Performing Financing (NPF) dapat menurunkan kinerja keuangan dan profitabilitas bank syariah. Sampel penelitian terdiri dari 7 Bank Umum Syariah dengan total 35 observasi yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel yang diolah menggunakan perangkat lunak Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien sebesar 0,586584 dan probabilitas 0,2039. Suku bunga (BI Rate) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien 0,021637 dan probabilitas 0,9807. Sementara itu, Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai koefisien -0,328638 dan probabilitas 0,3700. Secara simultan, variabel inflasi, BI Rate, dan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah yang ditunjukkan oleh nilai Prob F-statistic sebesar 0,369989 > 0,05. Selain itu, nilai Adjusted R-squared sebesar 0,007435 menunjukkan bahwa kemampuan ketiga variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas masih sangat rendah, sehingga terdapat faktor lain di luar model penelitian yang lebih memengaruhi profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia.Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi makro dan pengelolaan risiko pembiayaan menjadi faktor penting dalam menentukan tingkat profitabilitas perbankan syariah. kata kunci : Inflasi, BI Rate, Non Performing Financing, Profitabilitas, Bank Umum Syariah.