Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Izin Ninik Mamak sebagai Prasyarat Pernikahan Perspektif Hukum Islam intan tri handayani intan
Journal of Comprehensive Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Comprehensive Perspective on Islamic Studies
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/jocis.v2i1.187

Abstract

This article discusses the ninik mamak permit mechanism as a prerequisite for marriage in Bungo Dani District, Bungo Jambi Regency. The method used is qualitative with an interpretative/hermeneutic approach by collecting data using observation, interviews, and documentation. The findings in this study include; first, the ninik mamak permit mechanism as a prerequisite for marriage, namely the preparation period, fiancé, “mengantar “sirih tanyo pinang tanyo,” “mengembang tando,” and "pintak pinto," “mengantar serah,” “nikah kawin,” “berelek bekenduri,”  and “mengumpul tuo,” “menutup lek.” Second, the factors that cause ninik mamak permission as a prerequisite for marriage are avoiding bala', the longevity of the couple and the habit of being carried out continuously; third, the perspective of Islamic law regarding ninik mamak permits is included in ‘urf shahih, and maqaṣid ṣariah has fulfilled the purpose of creating rules by Allah SWT, namely providing benefits. Artikel ini membahas mekanisme izin ninik mamak sebagai prasyarat pernikahan di Kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo Jambi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan interpretative/hermeunetik dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam penelitian ini antara lain; pertama, mekanisme izin ninik mamak sebagai prasyarat pernikahan yaitu masa persiapan, tunangan, “mengantar sirih tanyo pinang tanyo,” “mengembang tando,” dan “pintak pinto,” “mengantar serah,” “nikah kawin,” “berelek bekenduri,” dan “mengumpul tuo,” “menutup lek.” Kedua, faktor penyebab izin ninik mamak sebagai prasyarat pernikahan yaitu terhindar dari bala’, kelanggengan pasangan dan kebiasaan dilakukan terus-menerus; ketiga, perspektif hukum Islam tentang izin ninik mamak termasuk ke dalam ‘urf shahih, dan secara maqaṣid ṣariah telah memenuhi tujuan diciptakannya aturan oleh Allah SWT yaitu memberikan kemanfaatan.