Achmad Suherman
Universitas Singaperbangsa Karawang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran (Savi) Somatic Auditory Visual Intelectual dalam Meningkatkan Pemahaman Puisi (Penelitian Tindakan Kelas) Achmad Suherman
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i7.2375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan Mahasiswa dalam pemahaman puisi dengan menerapkan model pembelajaran SAVI (somatic auditory visual    intelectual). Model pembelajaran ini memiliki pengaruh yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan  pemahaman puisi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research), yaitu proses investigasi terkendali, yaitu untuk menemukan dan memecahkan masalah pembelajaran di kelas, proses pemecahan masalah itu dilakukan secara bersiklus dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas tertentu. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melalui analisis deskriptif, dengan mencari nilai rata-rata skor aktivitas secara klasikal dan prosentase dari hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat beberapa peningkatan dalam pemahaman puisi dengan model Somatic   Auditory Visual Intelectual (SAVI) yaitu 35,7% pada siklus I menjadi 65,3% pada siklus II dari total jumlah mahasiswa sebanyak 30 orang dan tingkat pemerataan pemahaman juga meningkat menjadi 57,3%. Artinya, telah   terjadi peningkatan yang signifikan pembelajaran dengan model Somatic   Auditory Visual Intelectual (SAVI) yaitu: (1) Dapat meningkatkan kecerdasan secara terpadu mahasiswa secara penuh melalui penggabungan gerak fisik dengan aktivitas intelektual. (2) Ingatan mahasiswa terhadap materi yang dipelajari lebih kuat, karena mahasiswa membangun sendiri pengetahuannya. (3) Suasana dalam pembelajaran mahasiswa menjadi menyenangkan karena merasa diperhatikan sehingga tidak bosan dalam belajar. (4) Memupuk kerja sama, dan diharapkan mahasiswa yang lebih pandai     dapat membantu mahasiswa lain yang kurang pandai. (5) Menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif. (6) Mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan psikomotor mahasiswa dan (7) Dapat memaksimalkan konsentrasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran.
Penerapan Teknik Parafrase untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa dalam Menulis Artikel (Penelitian Tindakan Kelas) Achmad Suherman
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah dengan teknik Parafrase. Bentuk penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas atau PTK, yaitu deskriptif datanya, dengan mencari nilai rata-rata skor aktivitas secara klasikal dan prosentase dari hasil belajar.Subjek penelitiannya adalah 30 orang Mahasiswa semeter VII Universitas Singaperbangsa Karawang, terdiri 12 orang Mahasiswa Laki-laki dan perempuan sebanyak 18 orang, karena banyaknya mahasiswa yang belum mampu dalam menulis artikel menggunakan teknik parafrase, Peneliti berupaya melakukan perbaikan pembelajaran dalam menulis artikel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi dan tes kemampuan menulis wacana parafrase. Proses pembelajaran lebih menekankan pada konteks pemahaman analisis artikel. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan  bahwa menulis artikel dengan teknik parafrase wacana dialog yang dilakukan diduga mampu meningkatkan kemampuan Mahasiswa dalam menulis artikel Hasil penelitian yang dilakukan terdapat beberapa peningkatan dalam pembelajaran menulis artikel dengan teknik parafrase yaitu 66,4% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II dari total jumlah mahasiswa sebanyak 30 orang dan nilai rata-rata pemahaman juga meningkat menjadi 72,60 Artinya, telah  terjadi peningkatan yang signifikan.