Muhammad Indrawan
Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) UNTUK PENINGKATAN PERTANIAN BERKELANJUTAN Callista Fabiola Candraningtyas; Muhammad Indrawan
RISALAH KEBIJAKAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN Rumusan Kajian Strategis Bidang Pertanian dan Lingkungan Vol 10 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jkebijakan.v10i2.48342

Abstract

The increase in the world's human population is a significant challenge for agricultural and food production. This causes farmers to use excessive chemical fertilizers so that they exploit fertile land to meet human food needs. This challenge has also caused Indonesia to be ranked third highest in Southeast Asia with a global hunger index. So that conditions do not get worse, it is necessary to carry out sustainable agricultural practices that are environmentally friendly. This sustainable agricultural practice can be carried out using Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). The method used in this study was to make inoculants and PGPR liquid formulations which were then applied to Red Beans to observe their development and compared to Red Beans which were not given PGPR liquid. The study found that the impact of using PGPR on Red Beans was that it could increase plant height, leaf height, and number of leaves. This proves that the use of PGPR can be an effective solution to be applied to agriculture in Indonesia.
Analisis Kebutuhan dan Persepsi Penggunaan Air Bersih untuk Bersuci pada Jamaah Masjid di lingkungan Kampus UNS Kentingan, Surakarta Irfan A N; Sunarto Sunarto; Muhammad Indrawan; Widhi Himawan; Muhammad Amjad Hamy Faqiih; Danila Desti Ramadhani; Asih Kinanthi; Gavriel Enos Berlin; Muhammad Kukuh Aprianto; Sovia Wijayanti; Ressa Karina
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 24, No 2 (2022): September
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v24i2.70438

Abstract

Air digunakan untuk bersuci dalam agam islam, sehingga kebutuhan air bersih pada masjid menjadi sebuah keharusan. Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim, ketersediaan air bersihnya harus dipastikan baik kuantitas serta kualitasnya, salah satunya adalah dengan menerapkan pengelolaan air di masjid. Metode penelitian berupa deskriptif dan survei dengan random sampling, serta lokasi penelitian pada Universitas Sebelas Maret yaitu masjid FMIPA, masjid FP, dan masjid UNS Nurul Huda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lapangan mengenai persepsi penggunaan air bersih di lingkungan kampus UNS Kentingan dalam kegiatan beribadah serta untuk memberikan edukasi kepada para pembaca agar bisa mengambil tindakan secara bijak dalam penggunaan air. Berdasarkan dari data pengamatan dan survei menunjukan penggunaan air dalam satu waktu sholat pada sampel masjid rata-rata 1.827 L. Serta 70% responden memperhatikan penggunaan air wudhu, dengan sisanya yang tidak. Hanya masjid FMIPA yang menggunakan kembali air wudhu. Kebutuhan sumber air bersih dengan jumlah banyak membutuhkan sumber lain tidak hanya sumur dan PDAM. Solusi yang ditawarkan adalah penggunaan PAH pada masjid. PAH (Panen Air Hujan) adalah teknik konservasi air yang digunakan untuk mengumpulkan dan menampung air hujan yang disimpan dalam wadah penampungan air yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan.