Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN DIGITALISASI LAYANAN POSYANDU DENGAN SEHATLINK UNTUK PEMANTAUAN KESEHATAN KELUARGA KELURAHAN RAGUNAN Putri, Sukmawati Anggraeni; Kristiana, Titin; Setiaji, Setiaji
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.7525

Abstract

Posyandu plays a crucial role in promotive and preventive health efforts, particularly in stunting prevention and early detection of chronic diseases, yet challenges remain in data recording and information dissemination. This community service activity aimed to enhance cadre capacity and community participation through digitalizing services using the SehatLink website. The program involved 24 cadres from Posyandu RW 01 Ragunan Village, employing training, technical assistance, and pre-test and post-test evaluations. Results showed significant improvements in cadre management aspects: digital training needs increased by 74%, perceived effectiveness of the application in stunting prevention reached 83%, trust in digital data rose to 80%, and support for data-based decision making reached 81%. Among the community, understanding of healthy eating patterns increased by 73%, effectiveness of digital education by 85%, ease of access to health information by 78%, and family involvement in health monitoring by 73%. These findings confirm that SehatLink effectively strengthens cadre capacity and enhances community engagement in digital health services, especially for stunting prevention and early detection of chronic diseases. Program sustainability requires ongoing training, development of contextual educational content, and integration into regional health information systems.
PELATIHAN APLIKASI PRIMAKU-IDAI UNTUK KADER PKK KELURAHAN RAGUNAN JAKARTA SELATAN Oktaviana, Shinta; Kurniawati, Laela; Putri, Sukmawati Anggraeni
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3303

Abstract

Aplikasi PrimaKu-IDAI berfungsi sebagai sarana edukasi dan monitoring tumbuh kembang anak, mulai dari pencatatan data tinggi badan, berat badan, hingga status gizi. Melalui platform digital ini, orang tua dapat dengan mudah memantau perkembangan anaknya dan memperoleh informasi kesehatan anak yang akurat. Pemanfaatan aplikasi PrimaKu di masyarakat masih menghadapi tantangan, terutama terkait literasi digital dan keterbatasan pengetahuan sebagian orang tua. Sebagai daerah perkotaan, masyarakat Ragunan dihadapkan pada tantangan gizi seimbang, pola asuh anak, serta keterbatasan waktu orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak karena kesibukan bekerja. Kader-kader PKK memiliki peran penting dalam menjangkau langsung masyarakat di tingkat RT dan RW, memberikan penyuluhan, serta menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan. Dengan adanya kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi PrimaKu, kader PKK Ragunan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting dan mewujudkan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
PELATIHAN DIGITALISASI LAYANAN POSYANDU DENGAN SEHATLINK UNTUK PEMANTAUAN KESEHATAN KELUARGA KELURAHAN RAGUNAN Putri, Sukmawati Anggraeni; Kristiana, Titin; Setiaji, Setiaji
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.7525

Abstract

Posyandu plays a crucial role in promotive and preventive health efforts, particularly in stunting prevention and early detection of chronic diseases, yet challenges remain in data recording and information dissemination. This community service activity aimed to enhance cadre capacity and community participation through digitalizing services using the SehatLink website. The program involved 24 cadres from Posyandu RW 01 Ragunan Village, employing training, technical assistance, and pre-test and post-test evaluations. Results showed significant improvements in cadre management aspects: digital training needs increased by 74%, perceived effectiveness of the application in stunting prevention reached 83%, trust in digital data rose to 80%, and support for data-based decision making reached 81%. Among the community, understanding of healthy eating patterns increased by 73%, effectiveness of digital education by 85%, ease of access to health information by 78%, and family involvement in health monitoring by 73%. These findings confirm that SehatLink effectively strengthens cadre capacity and enhances community engagement in digital health services, especially for stunting prevention and early detection of chronic diseases. Program sustainability requires ongoing training, development of contextual educational content, and integration into regional health information systems.