Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI: STUDI PADA POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN MALANG Farah Adiba; Diana Rosita
JOURNAL AKSES STIA MALANG Vol 5 No 2 (2023): JOURNAL AKSES STIA MALANG
Publisher : STIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jasm.v5i2.40

Abstract

The research aims to find out whether there is any significant correlation between compensation, andperformance mediated by motivation in the Agricultural Development Polytechnic Malang. This research used aqualitiative method. The data was collected using questionnaire, and the technique used in taking the sample wasStratified Random Sampling. The sample comprised all employee Agricultural Development Polytechnic Malang.The total respondents were 104 people. The data analysis was conducted using Partial Least Square (PLS)Method by employing 3.0 SmartPLS program. The research results showed that all the hypotheses put forwardwere corroborated except the one dealing with motivation. motivation did not have a significant effect on employeeperformance because the existence of some compensation in the form of self-development is not felt by allemployees. In addition, compensation in the form of self-development is often not in accordance with the needs ofemployees. While work motivation has a role as a mediating variable on the effect of compensation on employeeperformance. Thus it can be said that motivation bridges the effect of compensation on employee performance.
ANALISIS PERUBAHAN BEBAN KERJA PMIK BAGIAN PENGKODEAN DIAGNOSA SETELAH PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK MENGGUNAKAN METODE ABK-KES DI RUMAH SAKIT WAVA HUSADA KEPANJE Farah Adiba; Adhi Caraka
JRMIK Vol 7 No 2 (2026): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58535/jrmik.v7i2.103

Abstract

Latar Belakang: Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pelayanan rumah sakit. Implementasi RME mengubah alur kerja Petugas Manajemen Informasi Kesehatan(PMIK), khususnya pada bagian pengkodean diagnosis, karena proses pencarian, pengambilan, dan pengelolaan dokumen rekam medis yang sebelumnya dilakukan secara manual beralih menjadi sistem digital. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi beban kerja petugas sehingga perlu dilakukan analisis kebutuhan sumber daya manusia menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABKKes).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan beban kerja PMIK bagian pengkodean diagnosis setelah penerapan Rekam Medis Elektronik menggunakan metode ABK-Kes di Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen pada unit pengkodean diagnosis. Analisis data dilakukan menggunakan metode ABK-Kes dengan menghitung waktu kerja tersedia, norma waktu, standar beban kerja, faktor tugas penunjang, serta kebutuhan sumber daya manusia sebelum dan sesudah penerapan Rekam Medis Elektronik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Rekam Medis Elektronik mampu meningkatkan efisiensi proses pengkodean diagnosis. Kebutuhan tenaga PMIK pada sistem manual sebesar 3,90 orang (dibulatkan menjadi 4 orang), sedangkan setelah penerapan Rekam Medis Elektronik menjadi 2,41orang (dibulatkan menjadi 2 orang). Meskipun demikian, rumah sakit tetap mempertahankan tiga petugas untuk menjaga kelancaran pelayanan dan mengantisipasi fluktuasi beban kerja.Kesimpulan: Penerapan Rekam Medis Elektronik terbukti menurunkan beban kerja PMIK bagian pengkodean diagnosis melalui penyederhanaan alur kerja dan peningkatan efisiensi waktu. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam perencanaan kebutuhan sumber daya manusia serta optimalisasi implementasi Rekam Medis Elektronik di rumah sakit.