AbstractThe Absurdity of the Thoughts and Behaviors of the Main Characters in Drama Bangun Pagi Bahagia by Andy Sri Wahyudi. The purpose of this research is to explain the form of the absurdity of thought and behavior of the main character that appears in Andy Sri Wahyudi's drama Bangun Pagi Bahagia and the factors that influence it. This study uses a qualitative approach and belongs to the type of absurdity study. Literature review techniques were used to collect data and qualitative content analysis was used in this research data analysis technique. The results of the study show that the drama Bangun Pagi Bahagia contains elements of absurdity of thought as well as absurdity of behavior. Among the absurd forms of the main character's thoughts on Bangun Pagi Bahagia, namely the view that death is a form of a good ideal. Among the forms of absurdity in the behavior of the main character Bangun Pagi Bahagia is talking to statues to get help. Factors that influence the absurdity of the main character's thoughts and behavior can be formulated in three ways, namely the problem of life, freedom, and feelings.Keywords: absurdity, thoughts, behaviors, main characters, dramaAbstrakAbsurditas Pemikiran dan Perilaku Tokoh Utama dalam Drama Bangun Pagi Bahagia Karya Andy Sri Wahyudi. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bentuk absurditas pemikiran dan perilaku tokoh utama yang muncul dalam drama Bangun Pagi Bahagia karya Andy Sri Wahyudi serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tergolong dalam jenis kajian absurditas. Teknik studi pustaka dipakai dalam mengumpulkan data dan analisis isi kualitatif dipakai dalam teknik analisis data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan drama Bangun Pagi Bahagia mengandung unsur absurditas pemikiran juga absurditas perilaku. Di antara bentuk absurditas pemikiran tokoh utama Bangun Pagi Bahagia, yaitu pandangan bahwa kematian adalah sebentuk cita-cita yang baik. Di antara bentuk absurditas perilaku tokoh utama Bangun Pagi Bahagia, yakni berbicara kepada patung agar mendapatkan pertolongan. Faktor yang memengaruhi absurditas pemikiran dan perilaku tokoh utama dapat dirumuskan ke dalam tiga hal, yakni masalah hidup, kebebasan, dan perasaan.Kata-kata kunci: absurditas, pemikiran, perilaku, tokoh utama, drama