AbstractCultural value in the Novel "Jendela Seribu Sungai" by Miranda Seftiani and Avesina Soebi. This study examines the cultural value of the Novel "A Thousand Rivers", by Miranda Seftiani and Avesina Soebi. The purpose of this research is to: (1) Describe the cultural value of the human relationship with God., (2) Describe the cultural value in human relationships with nature., (3) Describe the cultural value in human relationships with society., (4) describe cultural values in human relationships with other people or others., (5) describing cultural values in human relationships with themselves. The approach used in this study is literary anthropology, a method used descriptive analysis. The data source used in this research is the primary data source, which is the novel of the Thousand-river window by Miranda Seftiana and Avesina Soebli published by PT Grasindo, a member of the IKAPI, Jakarta in 2018, a 303 page. The data collection techniques used in the study are techniques of text observation techniques, and the data analysis techniques used are the content analysis techniques. Based on the results of the study obtained the following conclusion: (1) Human relationship with God: (a) Pray; (b) performing worship; (c) Implementing the Syiar of Islam. (2) Human relations with nature are: (a) preserving nature (b) utilizing nature. (3) The human relationship with the community is: (a) Gotong royong, (b) obedient to customs. (4) Human relationship with his fellow: (a) The family, (b) Buy and sell with contract. (5) The human relationship with oneself, namely the image of the desire of life, success in achieving the ideals, happiness, tranquility, peace that is determined by his personality and wisdom in maintaining the balance of the world, and the alignment of Interhuman relations.Keywords: cultural values, sastra, novels, Miranda Seftiana, Avesina Soebi.AbstrakNilai Budaya dalam Novel “Jendela Seribu Sungai†Karya Miranda Seftiani dan Avesina Soebi. Penelitian ini mengkaji tentang Nilai Budaya dalam Novel “Jenela Seribu Sungai†Karya Miranda Seftiani dan Avesina Soebi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan., (2) mendeskripsikan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam., (3) mendeskripsikan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat., (4) mendeskripsikan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan orang lain atau sesamanya., (5) Mendeskripsikan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropologi sastra, metode yang digunakan deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yakni novel Jendela Seribu Sungai Karya Miranda Seftiana dan Avesina Soebli yang diterbitkan oleh PT Grasindo, Anggota IKAPI, Jakarta tahun 2018 setebal 303 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik teknik observasi teks, dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis konten. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan sebagai berikut: (1) Hubungan manusia dengan Tuhan: (a) berdo’a; (b) melaksanakan ibadah; (c) melaksanakan syiar Islam. (2) Hubungan manusia dengan alam yakni: (a) menjaga alam (b) memanfaatkan alam. (3) Hubungan manusia dengan masyarakat yakni: (a) gotong royong, (b) patuh pada adat. (4) Hubungan manusia dengan sesamanya yakni: (a) kekeluargaan, (b) jual beli dengan akad. (5) Hubungan manusia dengan diri sendiri, yakni gambaran Keinginan hidup, keberhasilan dalam mencapai cita-cita, kebahagiaan, ketenteraman, kedamaian yang ditentukan oleh kepribadian dan kearifannya dalam menjaga keseimbangan dunia, dan keselarasan hubungan antarsesama manusia.Kata-kata kunci: Nilai budaya, sastra, novel, Miranda Seftiana, Avesina Soebi.