Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi SIMDA dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah Kab. Kutai Kartanegara yang Lebih Berkualitas Pulungan, M. Soleh
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol 5 No 4 (2013): Desember
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.05.2013.301-316

Abstract

AbstrakTujuan kajian ini adalah untuk mengetahui: (1). Implementasi SIMDA terhadap pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara. (2). Kesiapan sumber daya manusia yang bertugas mengelola keuangan daerah serta mengetahui permasalahan yang dihadapi. (3). Dukungan dan fungsi Infrastruktur terhadap implementasi SIMDA di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bersifat survey dengan pendekatan penelitian bersifat deskriptif evaluative. Populasi penelitian terdiri dari 18 kecamatan dengan sample penelitian berjumlah 15 kecamatan, yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil kajian Implementasi SIMDA di Kutai Kartanegara relatif telah cukup tinggi. Semua produk SIMDA dapat dilakukan diatas rata-rata standard yang ditetapkan regulasi. Kesiapan sumberdaya manusia terhadap implementasi SIMDA di relatif cukup baik. Dukungan jaringan terhadap implementasi SIMDA sudah cukup tinggi. Software SIMDA diakui cukup bagus, namun cukup rentan dengan serangan virus.AbstractThe purpose of this study was to determine (1) .SIMDA implementation of the financial management area in Kutai regency (2). Readiness of human resources in charge of managing local finances and knowing the problems faced (3) Infrastructure and support functions to the implementation SIMDA in Kutai regency. This study is a survey with a descriptive evaluative research approach. The study population consisted of 18 districts with a total study sample of 15 districts , which are set by purposive sampling. Implementation results of the study in Kutai Kartanegara SIMDA have relatively high. All products SIMDA can do above average standards set regulations. Readiness of human resources for the implementation SIMDA in relatively good. Network support for implementation SIMDA already high enough. Software SIMDA admittedly quite good, but is quite vulnerable to virus attacks .
Optimalisasi Pengembangan Potensi Ekowisata sebagai Objek Wisata Andalan di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kaltim Pulungan, M. Soleh
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol 5 No 3 (2013): September
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.05.2013.205-214

Abstract

AbstrakTujuan kajian untuk mengetahui potensi yang dapat dikembangkan untuk kegiatan ekowisata dari mulai potensi alam, potensi budaya, potensi SDM hingga ketersediaan energi di kecamatan. Menentukan alternatif strategi bagi pengembangan ekowisata di wilayah Kecamatan. Sample penelitian meliputi 7 kecamatan yang ada diwilayah Kab. Kutai Kartanegara. Metodologi yang digunakan yakni metode deskriptif, namun bersifat aplikatif, sehingga secara aktual dapat digunakan oleh para perencana dan pengambil keputusan pembangunan di daerah ini. Hasil penelitian; (1) bahwa responden memiliki persepsi negatif terhadap pengembangan ekowisata karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang arti, maksud dan tujuan/manfaat ekowisata. (2) Masyarakat selama ini belum berperan aktif dalam mengembangkan potensi produk wisata didaerahnya. (3). Alternatif strategi dalam meningkatkan peran serta masyarakat dilakukan dengan cara melakukan sosialisasi tentang ekowisata ke semua stakeholders.AbstractPurposes of the study are to determine the potential that can be developed for ecotourism activities ranging from natural resources, cultural potential, the potential energy to the availability of human resources in the district of Kutai regency. In order to determine strategic alternatives for development ecotourism in the District. Research sample includes 7 districts of Kutai Regency. The methodology used the descriptive method, however, is applicable, so it can actually be used by planners and decision makers in the development of this area.The results: (1) that the respondent has a negative perception towards tourism development because of the lack of public knowledge about the meaning, purpose and objectives / benefits of ecotourism. (2) The public has not played an active role in developing the potential of tourism products in their respective regions. (3). Alternative strategies to enhance community participation is done in a way to disseminate to all stakeholders of ecotourism
Optimalisasi SIMDA dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur yang Lebih Berkualitas Pulungan, M. Soleh
Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance Vol 6 No 4 (2014): Desember
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.06.2014.269-281

Abstract

AbstrakTujuan kajian ini adalah untuk mengetahui: 1) Implementasi Simda terhadap pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Kutai Kartanegara; 2) Kesiapan sumber daya manusia yang bertugas mengelola keuangan daerah serta mengetahui permasalahan yang dihadapi; 3) Dukungan dan fungsi Infrastruktur terhadap implementasi Simda di Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini bersifat survey dengan pendekatan penelitian bersifat deskriptif evaluative. Populasi penelitian terdiri dari 18 kecamatan dengan sample penelitian berjumlah 15 kecamatan, yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil kajian Implementasi Simda di Kutai Kartanegara relatif telah cukup tinggi. Semua produk Simda dapat dilakukan diatas rata-rata standard yang ditetapkan regulasi. Kesiapan sumber daya manusia terhadap implementasi Simda di relatif cukup baik. Dukungan jaringan terhadap implementasi Simda sudah cukup tinggi. Software Simda diakui cukup bagus, namun cukup rentan dengan serangan virus. AbstractThe purpose of this study was to determine: 1) Simda implementation of the financial management area in Kutai regency; 2) Readiness of human resources in charge of managing local finances and knowing the problems faced; 3) Infrastructure and support functions to the implementation Simda in Kutai regency. This study is a survey with a descriptive evaluative research approach. The study population consisted of 18 districts with a total study sample of 15 districts, which are set by purposive sampling. Implementation results of the study in Kutai Kartanegara Simda have relatively high. All products Simda can do above average standards set regulations. Readiness of human resources for the implementation Simda in relatively good. Network support for implementation Simda already high enough. Software Simda admittedly quite good, but is quite vulnerable to virus attacks.