Perguruan tinggi adalah wadah yang menjadi landasan terjadinya penciptaan, perkumpulan dan penyebaran pengetahuan. Penyelenggaraan kegiatan Tridharma yang utama, yaitu dalam pelaksanaan pendidikan khususnya proses pembelajaran, merupakan proses transfer pengetahuan yang melibatkan dosen dan mahasiswa dengan difasilitasi oleh manajemen perguruan tinggi. Sistem team teaching yang diterapkan untuk menyeimbangkan perbedaan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing dosen dalam bentuk tacit dan explicit knowledge, tetapi masih menyebabkan ketidakpuasan mahasiswa terhadap output dan outcome dalam proses pembelajarannya. Hal ini terdeteksi dari rekapitulasi laporan hasil penilaian dosen oleh mahasiswa pada setiap akhir semester. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bagaimana mengimplementasikan knowledge management system (KMS) ke dalam proses pembelajaran, sehingga walaupun sumber daya yang dimiliki berbeda kompetensi, tetapi peningkatan mutu dapat tercapai yang pada akhirnya akan mendukung kepada hardskills dan softskills yang dimilikimahasiswa dan lulusannya. Identifikasi permasalahan berupa kendala dan hambatan dari kondisi saat ini disajikan dalam bentuk visualisasi causal loops diagram dengan menganalisis 7 aspek penilaian, dimana 4 diantaranya dapat diatasi dengan menerapkan sharing knowledge yang nantinya dapat diakses oleh semua pihak yang membutuhkan. Perancangan KMS dilakukan dengan pendekatan model SECI yaitu menerapkan secara berkesinambungan tahapan konversi keempat langkahnya yaitu socialization, externalization, combination dan internalization.