This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jarkom
Ahmad irfa’i
Jurusan Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Bisnis, Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN PROTOTYPE SMART GARDEN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN WIRELESS LOCAL AREA NETWORK (WLAN) Ahmad irfa’i; Suwanto Raharjo; Prita Haryani
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi khususnya di bidang perkebunan dan perkotaan sudah berkembang dari waktu ke waktu. Diantaranya dalam melakukan penyiraman dan menyalakan lampu di perkebunan. Dalam melakukan perawatan tanaman ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan agar tanaman tetap terjaga dan tumbuh dengan baik diantaranya adalah kelembapan tanah dan intensitas cahaya. Menjaga kelembapan tanah umumnya dilakukan dengan menyiram manual secara rutin. Orang yang memiliki tanaman sebagian besar meletakkan tanamannya di tempat yang terkena sinar matahari untuk memenuhi kebutuhan fotosintesis. Namun, kegiatan-kegiatan tersebut masih dikerjakan secara manual oleh pemiliknya. Dalam memanfaatkan salah satu perkembangan teknologi dapat memanfaatkan konektivitas jaringan internet dalam mengakses dan mengontrol perangkat jarak jauh dengan menggunakan sistem kendali. Konsep ini disebut Internet of Things (IoT) yang bisa memudahkan aktivitas pemeliharaan ekosistem dalam smart garden. Alat yang diperlukan untuk mengontrol sistem pencahayaan dan penyiraman tanaman dari jarak jauh menggunakan smartphone (telepon pintar). Dengan mengontrol tombol perintah on/off melalui alat sistem kendali yang dikirimkan ke alat smart garden. Sistem ini terdiri dari komponen-komponen utama seperti mikrokontroler Wemos D1, Relay 4 Chanel, Lampu dan Pompa air. Pemrograman menggunakan Arduino IDE yang dilakukan pada Wemos D1 dan pembuatan aplikasi untuk smart phone android. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan perhitungan jangkauan jarak pada koneksi wifi pada wemos D1 pada sistem kendali smartphone, sehingga dapat menggambarkan berapa jangkauan jarak maksimal untuk sistem pengendalian alat mikrokontroler dan menentukan jarak yang tidak terdeteksi jangkauan oleh wemos d1. Selanjutnya melakukan perhitungan untuk menentukan jarak yang ideal dalam pengendalian terhadap sistem kendali smartphone pada alat mikrokontroler smart garden. Pengujian yang telah dilakukan berdasarkan jarak dari 1 meter sampai 30 meter pada pengujian ini menghasilkan jarak maksimal untuk melakukan  pengontrolan pada sistem kendali smartphone adalah  20 meter. Semakin dekat jarak antara kendali smartphone dengan wemos d1 maka jangkauan sinyal wifi yang diberikan akan semakin kuat terkoneksi. Apabila jarak melebihi dari 20 meter maka jangkauan pada wifi wemos d1 tidak dapat terkoneksi. Pada sistem kendali smart garden berdasarkan pengujian maka dapat berjalan dengan lancar apabila  tidak terhambat sinyal koneksi wifi disekitar yang lebih kuat.