This Author published in this journals
All Journal Jurnal Jarkom
Catur Iswahyudi
Jurusan Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Bisnis, Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS QUALITY OF SERVICE LOW-RATE WIRELLES PERSONAL AREA NETWORK (LR-WPAN) PADA PROTOKOL ZIGBEE Moh. Ishaq Yanuar; Suwanto Raharjo; Catur Iswahyudi
Jurnal Jarkom Vol. 10 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Jurnal Jarkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan teknologi wireless atau nirkabel memberi pengaruh yang besar dalam banyak hal, khususnya dalam hal komunikasi. Sejak pertama kali dimunculkan, teknologi wireless terus berkembang pesat hingga memunculkan teknologi – teknologi baru. Zigbee merupakan protokol komunikasi hasil pengembangan lanjut dari standar IEEE 802.15.4. Zigbee dibentuk dari aliansi beberapa perusahaan yang mengembangkan low-rate wireless personal area network (LR-WPAN) untuk melakukan standarisasi dari perangkat yang dibuat untuk menggunakan standar yang sama yaitu Zigbee. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis kinerja jaringan low-rate wireless personal area network (LR-WPAN) untuk mengetahui kinerja dan tingkat akurasi sensor DHT11 pada protokol Zigbee. Metode analisa data yang dilakukan adalah dengan mengaplikasikan Zigbee untuk protokol pengiriman pesan, kemudian data dari sensor yang dikirim akan diuji QoS, untuk mengetahui Throughput, Packet Loss, End to End Delay (Latency), dan Jitter. Untuk pengukurannya sendiri menggunakan aplikasi Arduino IDE dan XCTU, pada Arduino IDE akan mengcapture pengiriman data antara transmiter dan reciever.Hasil pengujian didapatkan dengan 3 percobaan jarak. Percobaan pertama yaitu menguji dengan jarak 10 meter dalam suhu ruangan dari percobaan tersebut didapatkan hasil suhu sebesar 27,8⁰C dan kelembaban sebesar 46,00% dan pada suhu luar ruangan terbaca 31,4⁰C dan kelembaban 29,00%. Percobaan kedua dilakukan dengan jarak 25 meter pada jarak ini proses pengiriman data sedikit terjadi delay sebesar ±217ms, dan pada jarak 50 meter proses pengiriman data sudah mulai terjadi delay yang besar ±512ms. Proses pengambilan data dengan cara sensor DHT11 sebagai transmiter diletakan dalam ruangan kemudian reciever yang berpindah sesuai jarak yang ditentukan.