Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya Melalui Penerapan Teknologi Biopori dalam Pemupukan: Community Empowerment at Puspahiang District Tasikmalaya Village by Application of Biopori Technology during Fertilization Ulpah Jakiyah; Dona Setia Umbara; Selvy Isnaeni; Ovie Khopipah; Siti Karmilah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v8i3.4183

Abstract

The limited knowledge of farmers in cultivating mangosteen causes the quality of the trees to decrease—the decreasing number of production evidence this. So there is a need for efforts to increase mangosteen production with good cultivation or farming techniques. So this service activity is to conduct fertilization training with the bio-pore technique, which can reduce yellow sap contamination and provide calcium according to the tree's needs. This service's stages include counseling and socialization of bio-pore fertilization, land measurements, and satisfaction surveys. In addition, measurements of soil nutrients with acidity levels were carried out to help farmers deal with fruitless trees. As a result of the bio-pore installation activity, 80% of the farmers can understand and will apply the bio-pore technique to the farmers' mangosteen fields.
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE OF AGRICULTURAL EXTENDERS TOWARDS FARMERS' PARTICIPATION IN MANGGIS FARMING (in the Sumber Hejo Sustainable Farming Group, Cimanggu Village, Puspahiang District, Tasikmalaya): Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Partisipasi Petani Dalam Usahatani Manggis (Di Kelompok Tani Lestari Sumber Hejo Desa Cimanggu Kecamatan Puspahiang Tasikmalaya Siti Karmilah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 2 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i2.2886

Abstract

Desa Cimanggu merupakan salah satu desa penyumbang dalam produksi manggis di Kecamatan Puspahiang, kelompok tani ini baru berdiri pada tahun 2019. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor biologis tanaman serta perlakuan dari petani. Peran penyuluh dapat dikatakan berhasil ketika terdapat perubahaan pada petani mengenai pengetahuan, keterampilan dan kesejahteraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi korelasi antara peran penyuluh dan tingkat partisipasi petani dalam kelompok tani. Penelitian ini dilakukan di kelompok Tani Lestari Sumber Hejo. Metode yang dipakai pada penelitian merupakan kuantitatif yang dilaksanakan secara wawancara mempergunakan kuesioner dengan skala likert. Sampel ini diambil secara sensus yang berjumlah 30 orang dimana seluruh anggota dijadikan responden. Metode analisis yang diterapkan untuk menguji data adalah korelasi Spearman rank. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian berada dalam kategori partisipasi dengan tingkat persentase sebesar 72,13%. Partisipasi petani dalam penyuluhan termasuk ke dalam kategori sering berpartisipasi dengan persentase 70,2 persen. Sementara hasil korelasi bahwa peran penyuluh mempunyai hubungan signifikan serta mempunyai arah positif. Berarti memiliki hubungan yang searah dimana jika peran penyuluh naik maka partisipasi petani juga akan naik. Penyuluh harus lebih aktif lagi mendorongnya agar dapat membantu kelompok tani meningkatkan produktivitas serta usahatani manggis. Petani harus sering berpartisipasi dalam program penyuluh supaya dapat menambah wawasan dan keterampilan usahatani manggis di kelompok tani lestari sumber hejo Desa Cimanggu Kec. Puspahiang.