Evi Irawan
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pola Alokasi Buruh Tani dan Pengaruhnya Terhadap Produktivitas Usahatani Melon: Pendekatan Generalized Additive Model Evi Irawan; Agustono Agustono; Isnarosan Suci Andriani
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol 16 No 2 (2023): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsep.v16i2.39405

Abstract

Even though it is known that melon farming is labor-demanding, the allocation of hired labor is often overlooked as the subject of melon farming studies. To fill this void, this study aims to analyze the pattern of farm labor allocation and its effect on the productivity of melon farming. The data used in this research is primary data collected through a survey of 60 melon farmers selected using the convenience sampling method by considering the area of farming land. Data analysis included descriptive statistical analysis and non-parametric regression, namely the generalized additive model. The research results show that: (1) labor costs account for nearly 50% of variable production costs; (2) melon farms with a land area of more than 0.5 ha tend to employ more farm laborers than farms with less than 0.5 ha. Farm workers are even employed for farming activities that fall into the category of delicate works and have a significant impact on production, such as pest and disease control, pruning shoots, and fruit selection; and (3) the use of farm laborers in delicate works farming activities reduces melon productivity.
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Berdasarkan Proporsi Pengeluaran Pangan dan Konsumsi Energi di Kabupaten Semarang Nur Ismail Darojat; Ernoiz Antriyandarti; Evi Irawan
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 2 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i2.9841

Abstract

Ketahanan pangan menurut Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2012 adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan pangan rumah tangga petani berdasarkan proporsi pengeluaran pangan dan konsumsi energi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik sebagai metode dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan recall yang dibantu menggunakan kuesioner. Jumlah seluruh populasi petani di Kabupaten Semarang sebanyak 126 ribu kemudian diambil sampel sebanyak 60 petani dengan pengambilan sampel ditentukan secara stratified purposive sampling. Analisis data menggunakan klasifikasi silang antara proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi energi dari Jonsson dan Toole. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ketahanan pangan rumah tangga petani di Kabupaten Semarang menunjukkan 13,3 % tahan pangan, 10 % rentan pangan, 30% kurang pangan, dan 46,7 % rawan pangan.