Zufialdi Zakaria
Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mineral Tanah Lempung Formasi Batuasih Berdasarkan Data SEM (Scanning Electron Microscope) dan XRD (X-Ray Diffractometer) Pada Lereng Citatah KM-23, Padalarang, Jawa Barat Lukman Muhammad Asri; Zufialdi Zakaria; Agung Mulyo
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.1.2023.53-63

Abstract

Lereng penelitian yang berada di daerah Citatah KM-23 memberikan gambaran kehadiran indikasi-indikasi gerakan tanah karena batuan penyusun pada lereng daerah penelitian berupa tanah lempung lapukan Formasi Batuasih yang menopang Batugamping Formasi Rajamandala. Lereng penelitian yang memiliki beda nilai secara fisik dan susunan kimiawi jenis mineral terhadap Formasi Rajamandala menyebabkan adanya perubahan struktur pada tanah lempung. Penelitian mineral dari 4 sampel tanah lempung Formasi Batuasih bertujuan untuk memberi gambaran jenis, struktur dan perawakan mineral dari kenampakan mikroskopis. Metode penelitian menggunakan data SEM dan XRD yang dianalisis sehingga memberi informasi detail mineral pada sampel tanah lempung lereng Citatah KM-23 baik visual mineral secara 3 dimensi agar mengetahui ciri setiap jenis mineral dan jumlah persentase jenis mineral yang didapat. Hasil penelitian terhadap 4 sampel menunjukkan mineral kuarsa, kaolinit dan muskovit yang teridentifikasi hampir disetiap sampel dimana kuarsa memiliki perawakan berbentuk tumpukan lembaran yang lebar seperti daun dengan bagian pinggir atau sisinya berbentuk sedikit meruncing. Kaolinit terlihat memiliki bentuk butiran yang sebagian membentuk lembaran yang menyerupai hexagonal dan muskovit dijumpai dalam bentuk lembaran yang hadir secara terpisah dan tidak saling terakumulasi satu sama lain. Jika mengacu berdasarkan mineral lempung jenis kaolinit, maka kerusakan yang dialami lereng tidak memberi dampak yang besar.