Mutia Nurhalizah
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF THE ROLE OF ONTOLOGY, EPISTEMOLOGY AND AXIOLOGY IN MANAGEMENT RESEARCH IN THE DIGITALIZATION ERA- MSMES IN VARIOUS COUNTRIES Sarida Sirait; Formaida Tambunan; Mutia Nurhalizah; Mujiatun Mujiatun
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5722

Abstract

Abstract: This article presents a systematic literature review (SLR) on Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial, fostering innovation, and supporting economic performance and sustainability. Based on a collection of articles from reputable international journals (2023–2025), this review identifies three main clusters: (1) digital finance and financial deepening and growth; (2) digital financial innovation, inclusion, and financial resilience; and (3) digital finance, technological innovation, and sustainability performance (green innovation and carbon emissions). The synthesis shows that digital financial innovation consistently contributes positively to financial deepening, corporate innovation, financing efficiency, and economic growth, but its effects depend on the institutional context, digital financial literacy, and regulatory design. The article concludes with a research agenda that emphasizes the need to integrate green-sustainable finance perspectives, developing country contexts, and more diverse methodological approaches. Keywords: Ontology, Epistomology, Management Axiology, Digital, Financial. Abstrak: Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (SLR) tentang Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan, mendorong inovasi, dan mendukung kinerja ekonomi dan keberlanjutan. Berdasarkan kumpulan artikel dari jurnal internasional terkemuka (2023–2025), tinjauan ini mengidentifikasi tiga klaster utama: (1) keuangan digital dan pendalaman serta pertumbuhan keuangan; (2) inovasi keuangan digital, inklusi, dan ketahanan keuangan; dan (3) keuangan digital, inovasi teknologi, dan kinerja keberlanjutan (inovasi hijau dan emisi karbon). Sintesis menunjukkan bahwa inovasi keuangan digital secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap pendalaman keuangan, inovasi perusahaan, efisiensi pembiayaan, dan pertumbuhan ekonomi, tetapi dampaknya bergantung pada konteks kelembagaan, literasi keuangan digital, dan desain regulasi. Artikel ini diakhiri dengan agenda penelitian yang menekankan perlunya mengintegrasikan perspektif keuangan hijau-berkelanjutan, konteks negara berkembang, dan pendekatan metodologis yang lebih beragam.. Kata kunci: Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Manajemen, Digital, Keuangan
GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT, GREEN INNOVATION, DAN SUSTAINABLE PERFORMANCE DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BERKELANJUTAN: SEBUAH LITERATURE REVIEW Sarida Sirait; Mutia Nurhalizah; Abdul Rahim Siregar; Jufrizen; Siti Mujiatun
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6660

Abstract

Abstract: The development of sustainability issues has encouraged organizations to integrate economic, social, and environmental aspects into their business strategies. Green Human Resource Management (GHRM) has emerged as a strategic approach that integrates human resource management practices with an organization's environmental goals. Green Innovation, on the other hand, has become a crucial tool in producing more environmentally friendly products and processes, while Sustainable Performance is an indicator of an organization's success in achieving long-term sustainability. This article aims to conduct a literature review on the relationship between Green Human Resource Management, Green Innovation, and Sustainable Performance from a sustainable management perspective. The study's findings indicate that GHRM practices play a role in building employee green competencies and behaviors, which in turn drive Green Innovation. Green Innovation has been shown to be a mediating mechanism that strengthens the influence of GHRM on Sustainable Performance. Therefore, the integration of GHRM and Green Innovation is a crucial strategy for enhancing organizational competitiveness and sustainability. Keywords: Green Human Resource Management, Green Innovation, Sustainable Performance, Sustainability, Sustainable Management.   Abstrak: Perkembangan isu keberlanjutan telah mendorong organisasi untuk mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam strategi bisnis. Green Human Resource Management (GHRM) muncul sebagai pendekatan strategis yang mengintegrasikan praktik manajemen sumber daya manusia dengan tujuan lingkungan organisasi. Di sisi lain, Green Innovation menjadi instrumen penting dalam menghasilkan produk dan proses yang lebih ramah lingkungan, sedangkan Sustainable Performance merupakan indikator keberhasilan organisasi dalam mencapai keberlanjutan jangka panjang. Artikel ini bertujuan melakukan kajian literatur mengenai hubungan antara Green Human Resource Management, Green Innovation, dan Sustainable Performance dalam perspektif manajemen berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik GHRM berperan dalam membangun kompetensi dan perilaku hijau karyawan yang selanjutnya mendorong Green Innovation. Green Innovation terbukti menjadi mekanisme mediasi yang memperkuat pengaruh GHRM terhadap Sustainable Performance. Dengan demikian, integrasi GHRM dan Green Innovation menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan organisasi. Kata Kunci: Green Human Resource Management, Green Innovation, Sustainable Performance, Sustainability, Manajemen Berkelanjutan