Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENERAPAN ALGORITMA ADABOOST DALAM MENGETAHUI POLA PENGGUNA KB DI PUSKESMAS TANJUNG HARAPAN Resta Trias Febianto; Dewi Suranti; Rizka Tri Alinse
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1727

Abstract

Penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tanjung Harapan yang dapat membantu memberikan informasi kepada pengguna KB terkait alat KB yang sebaiknya digunakan dan juga dapat mempermudah pendataan pengguna KB di ruang lingkup Puskesmas Tanjung Harapan. Penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tangjung Harapan, dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic .Net. Berdasarkan pengujian blackbox yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa fungsionalitas dari aplikasi sudah berjalan dengan baik dan penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tanjung Harapan telah sesuai dengan yang diharapkan.
PENERAPAN METODE K - MEANS CLUSTERING DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT PEMINAT EKSTRAKURIKULER PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 4 BENGKULU Elsi Apri Yanti; Dewi Suranti; Devi Sartika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2173

Abstract

Abstract: Extracurricular activities are additional activities carried out outside of class hours which are carried out either at school or outside school with the aim of gaining additional knowledge, skills and insights and helping to shape the character of students according to their respective interests and talents. The extracurricular activities at SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu include 4 extracurricular activities, namely soccer, volleyball, futsal, and scouts. K-Means is one of the data mining methods that is without direction, meaning that this method is applied without training and without a teacher and does not require an output target. The system development method used is Waterfall, K-Means Clustering. The application of the implementation of the K-Means Clustering method in predicting the level of interest in extracurricular activities at SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu students was built using the Visual Basic.Net 2010 programming language with the Ms.Access database. From the results of the implementation and testing of the application, it shows that the application can provide recommendations for clustering students' interests and talents for extracurricular activities at SMA 4 Muhammadiyah 4 of Bengkulu City which are input into the application properly. Keywords: data mining, k-means, clustering, extracurricular activities Abstrak: Kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan dan wawasan serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing. Adapun Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu meliputi 4 ekstrakurikuler yaitu Sepak bola, Bola Voli, Futsal, dan Pramuka. K-Means merupakan salah satu metode data mining yang bersifat tanpa arahan, maksudnya metode ini diterapkan tanpa adanya latihan dan tanpa ada guru serta tidak memerlukan target output.  Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, K-Means Clustering . Aplikasi implementasi metode K-Means Clustering Dalam Memprediksi Tingkat Peminat Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Siswa SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net 2010 dengan database Ms.Access. Dari hasil implementasi dan pengujian dari aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat memberikan rekomendasi clustering minat dan bakat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler di SMA 4 Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu yang di – input ke dalam aplikasi dengan baiki. Kata kunci: data mining, k-means, clustering, ekstrakurikuler 
IMPLEMENTASI ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MELIHAT TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BENGKULU Afifah Azzahra Nur Rahma; Dewi Suranti; Prahasti Prahasti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 7, No 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1682

Abstract

Abstract: The Community Satisfaction Index (IKM) is a measure of the assessment given by the community to the government regarding the services that have been provided. IKM analysis must always be carried out periodically so that community satisfaction with the services provided, especially at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service, can be known. However, the current system is still manual, namely by providing questionnaires which must be filled in by the community and then summarizing all the assessments to calculate the final results one by one, the level of community satisfaction. This of course requires quite a long time to find out information on the level of satisfaction from the results of the questionnaire assessment. The implementation of the Analytical Hierarchy Process (AHP) in assessing the level of service satisfaction at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service is a forum for the public that can be used to provide an assessment of service satisfaction felt at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service. Apart from that, it can help the Bengkulu City Population and Civil Registration Service evaluate the services that have been provided so far, where there are 2 (two) service areas, namely Population and Civil Registration. Based on questionnaire data that has been input into the application during the 2023 period, it was found that the level of service satisfaction at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service was very satisfied both in the Population Sector and in the Civil Registration Sector.  Keywords: AHP method, level of service satisfaction Abstrak: Indeks kepuasan masyarakat (IKM) merupakan ukuran penilaian yang diberikan oleh masyarakat kepada pemerintah terhadap pelayanan yang telah diberikan. Analisis IKM harus selalu dilakukan secara berkala agar dapat diketahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan khususnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu. Namun sistem saat ini masih manual yaitu dengan memberikan lembaran kuisioner yang harus diisi oleh masyarakat dan kemudian direkap semua penilaian tersebut untuk dihitung hasil akhir satu persatu tingkat kepuasan masyarakat tersebut. Hal ini tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui informasi tingkat kepuasan dari hasil penilaian kuisioner tersebut.   Implementasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam melihat tingkat kepuasan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu merupakan suatu wadah untuk masyarakat yang dapat digunakan untuk memberikan penilaian terhadap kepuasan pelayanan yang dirasakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu. Selain itu, dapat membantu pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu mengevaluasi pelayanan yang telah diberikan selama ini dimana terdapat 2 (dua) bidang pelayanan yaitu Kependudukan dan Pencatatan Sipil.  Berdasarkan data kuisioner yang telah diinputkan ke dalam aplikasi selama periode Tahun 2023, diperoleh bahwa tingkat kepuasan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu sangat puas baik dari di Bidang Kependudukan maupun di Bidang Pencatatan Sipil.  Kata kunci: Metode AHP, tingkat kepuasan pelayanan
IMPLEMENTASI ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MELIHAT TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BENGKULU Afifah Azzahra Nur Rahma; Dewi Suranti; Prahasti Prahasti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1682

Abstract

Abstract: The Community Satisfaction Index (IKM) is a measure of the assessment given by the community to the government regarding the services that have been provided. IKM analysis must always be carried out periodically so that community satisfaction with the services provided, especially at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service, can be known. However, the current system is still manual, namely by providing questionnaires which must be filled in by the community and then summarizing all the assessments to calculate the final results one by one, the level of community satisfaction. This of course requires quite a long time to find out information on the level of satisfaction from the results of the questionnaire assessment. The implementation of the Analytical Hierarchy Process (AHP) in assessing the level of service satisfaction at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service is a forum for the public that can be used to provide an assessment of service satisfaction felt at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service. Apart from that, it can help the Bengkulu City Population and Civil Registration Service evaluate the services that have been provided so far, where there are 2 (two) service areas, namely Population and Civil Registration. Based on questionnaire data that has been input into the application during the 2023 period, it was found that the level of service satisfaction at the Bengkulu City Population and Civil Registration Service was very satisfied both in the Population Sector and in the Civil Registration Sector.  Keywords: AHP method, level of service satisfaction Abstrak: Indeks kepuasan masyarakat (IKM) merupakan ukuran penilaian yang diberikan oleh masyarakat kepada pemerintah terhadap pelayanan yang telah diberikan. Analisis IKM harus selalu dilakukan secara berkala agar dapat diketahui kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan khususnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu. Namun sistem saat ini masih manual yaitu dengan memberikan lembaran kuisioner yang harus diisi oleh masyarakat dan kemudian direkap semua penilaian tersebut untuk dihitung hasil akhir satu persatu tingkat kepuasan masyarakat tersebut. Hal ini tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui informasi tingkat kepuasan dari hasil penilaian kuisioner tersebut.   Implementasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam melihat tingkat kepuasan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu merupakan suatu wadah untuk masyarakat yang dapat digunakan untuk memberikan penilaian terhadap kepuasan pelayanan yang dirasakan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu. Selain itu, dapat membantu pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu mengevaluasi pelayanan yang telah diberikan selama ini dimana terdapat 2 (dua) bidang pelayanan yaitu Kependudukan dan Pencatatan Sipil.  Berdasarkan data kuisioner yang telah diinputkan ke dalam aplikasi selama periode Tahun 2023, diperoleh bahwa tingkat kepuasan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bengkulu sangat puas baik dari di Bidang Kependudukan maupun di Bidang Pencatatan Sipil.  Kata kunci: Metode AHP, tingkat kepuasan pelayanan
PENERAPAN ALGORITMA ADABOOST DALAM MENGETAHUI POLA PENGGUNA KB DI PUSKESMAS TANJUNG HARAPAN Resta Trias Febianto; Dewi Suranti; Rizka Tri Alinse
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i1.1727

Abstract

Penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tanjung Harapan yang dapat membantu memberikan informasi kepada pengguna KB terkait alat KB yang sebaiknya digunakan dan juga dapat mempermudah pendataan pengguna KB di ruang lingkup Puskesmas Tanjung Harapan. Penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tangjung Harapan, dibuat menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic .Net. Berdasarkan pengujian blackbox yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa fungsionalitas dari aplikasi sudah berjalan dengan baik dan penerapan Algoritma Adaboost dalam mengetahui pola pengguna KB di Puskesmas Tanjung Harapan telah sesuai dengan yang diharapkan.
PENERAPAN METODE K - MEANS CLUSTERING DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT PEMINAT EKSTRAKURIKULER PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 4 BENGKULU Elsi Apri Yanti; Dewi Suranti; Devi Sartika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2173

Abstract

Abstract: Extracurricular activities are additional activities carried out outside of class hours which are carried out either at school or outside school with the aim of gaining additional knowledge, skills and insights and helping to shape the character of students according to their respective interests and talents. The extracurricular activities at SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu include 4 extracurricular activities, namely soccer, volleyball, futsal, and scouts. K-Means is one of the data mining methods that is without direction, meaning that this method is applied without training and without a teacher and does not require an output target. The system development method used is Waterfall, K-Means Clustering. The application of the implementation of the K-Means Clustering method in predicting the level of interest in extracurricular activities at SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu students was built using the Visual Basic.Net 2010 programming language with the Ms.Access database. From the results of the implementation and testing of the application, it shows that the application can provide recommendations for clustering students' interests and talents for extracurricular activities at SMA 4 Muhammadiyah 4 of Bengkulu City which are input into the application properly. Keywords: data mining, k-means, clustering, extracurricular activities Abstrak: Kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan dan wawasan serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing. Adapun Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu meliputi 4 ekstrakurikuler yaitu Sepak bola, Bola Voli, Futsal, dan Pramuka. K-Means merupakan salah satu metode data mining yang bersifat tanpa arahan, maksudnya metode ini diterapkan tanpa adanya latihan dan tanpa ada guru serta tidak memerlukan target output.  Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, K-Means Clustering . Aplikasi implementasi metode K-Means Clustering Dalam Memprediksi Tingkat Peminat Kegiatan Ekstrakurikuler Pada Siswa SMA Muhammadiyah 4 Bengkulu dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net 2010 dengan database Ms.Access. Dari hasil implementasi dan pengujian dari aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi dapat memberikan rekomendasi clustering minat dan bakat siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler di SMA 4 Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu yang di – input ke dalam aplikasi dengan baiki. Kata kunci: data mining, k-means, clustering, ekstrakurikuler 
DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING HEALTHY TODDLERS USING THE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING METHOD AT UPTD PUSKESMAS IPUH Lara Pradila; Dewi Suranti; Jhoanne Fredricka
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2185

Abstract

Pemilihan Balita Sehat di UPTD Puskesmas Ipuh dapat di katakan masih kurang efektif dan efisien. Karena proses pemilihan Balita Sehat masih mengunakan blangko sebagai media penilaian Balita Sehat. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan aplikasi sistem pendukung keputusan pemilihan balita sehat pada UPTD Puskesmas Ipuh. Penelitian yang dilakukan membuat sebuah sistem yang dapat memberikan pertimbangan dalam melakukan pengambilan keputusan pemilihan untuk pemilihan Balita Sehat di UPTD Puskesmas Ipuh dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai basis dalam pengolahan data untuk perengkingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Sistem pendukung keputusan ini dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Databse MySQL. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, dengan sample data yang digunakan maka didapatkan hasil bahwa aplikasi ini dapat digunakan untuk mempermudah dalam melakukan penilaian balita sehat. Hasil rata-rata jawaban responden yang mencapai 53% menjawab sangat setuju, 26% menjawab setuju, 14 % menjawab kurang setuju dan hanya 14% responden yang menjawab tidak setuju. Maka dari hasil pengolahan data tersebut dapat disimpulkan bahwasanya sistem ini sudah layak untuk digunakan. Karena lebih dari setengah responden menyetujui sistem ini untuk layak digunakan
IMPLEMENTASI ALGORITMA HASH-BASED UNTUK MENGETAHUI POLA PENJUALAN OBAT PADA APOTEK MITRA SEHAT MANNA BENGKULU SELATAN Putri Mutiara Andini; Dewi Suranti; Devi Sartika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2187

Abstract

Apotek Mitra Sehat merupakan salah satu apotek yang berada di daerah Manna Bengkulu Selatan. Dalam operasionalnya, Apotek Mitra Sehat ini menyediakan pembelian obat-obatan dengan resep dokter (obat yang diharuskan menggunakan resep) ataupun bukan. Akan tetapi Apotek Mitra Sehat belum dapat memprediksi pemasokan data obat berdasarkan data transaksi. Karena data penjualan yang ada hanya sebatas data yang disimpan untuk laporan saja dan belum diolah sedemikian rupa untuk dimanfaatkan kembali. Untuk pengambilan keputusan dalam menentukan jumlah persediaan produk yang dapat disesuaikan dengan permintaan pasar Apotek Mitra Sehat belum menggunakan sistem dan masih dihitung secara manual. Oleh karena dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengimplementasikan metode Hash Based dalam pengelompokan data penjualan obat pada Apotek Mitra Sehat. Sehingga dengan mudah dapat menentukan dan mengklasifikasikan penjualan obat yang tinggi. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan Database MySQL dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Setelah dilakukan proses Hash Based pada Apotek Mitra Sehat dengan uji data maka didapatkan hasil tingkat penjualan produk tertinggi di Apotek Mitra Sehat. Hal ini dapat dijadikan acuan oleh Apotek Mitra Sehat untuk persediaan  obat bulan berikutnya.
PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM MEREKOMENDASIKAN GURU UNTUK MENGIKUTI UJI SERTIFIKASI Ririn Agustia Nengsi; Dewi Suranti; Jhoanne Fredricka
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i4.2192

Abstract

Sertifikasi guru adalah proses peningkatan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik dalam mekanisme teknis yang telah diatur oleh pemerintah. SMKN 01 Bengkulu Selatan belum menggunakan sistem yang terkomputerisasi dalam merekomendasikan guru untuk mengikuti uji sertifikasi. Hal ini dimaksudkan untuk proses transparansi dalam penilaian kinerja guru disekolah. Tujuan penelitian ini adalah/memudahkan pihak sekolah dalam memverifikasi dan merekomendasikan data guru yang akan mengikuti uji sertifikasi dari Diknas. Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) di SMKN 01 Bengkulu Selatan ini dibuat menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL. Aplikasi ini dapat menampung data guru yang akan direkomendasikan untuk mengikuti uji sertifikasi di SMKN 01 Bengkulu Selatan. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dapat digunakan dalam menentukan guru yang layak direkomendasikan untuk mengikuti uji sertifkasi di SMKN 01 Bengkulu Selatan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan maka tidak terdapat error pada sistem dan hasil rata – rata jawaban responden yang mencapai 53% menjawab sangat setuju, 26% menjawab setuju, 14% menjawab kurang setuju dan hanya 14% responden yang menjawab tidak setuju. Maka dengan hasil pengolahan data tersebut dapat disimpulkan bahwasanya sistem ini sudah layak untuk digunakan.
DIGITAL LITERACY SKILLS AS BASIC COMPETENCIES FOR STUDENTS IN HIGHER EDUCATION: THE EXPLORATION STUDY OF CYBER PSYCHOLOGY Imma Rachayu; Suwarni Suwarni; Dewi Suranti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4677

Abstract

Abstract: Cyberpsychology focuses on the impact of digital technology and the internet on behavior and interaction between individuals as creatures socially. This research explore data mapping related to the mental condition of health students in midwifery, nursing and nutrition study programs at three different higher education so as to find balanced data mapping related to students' psychological conditions regarding current advances in digital and internet technology which have an impact on aspects of addiction, existence, self-confidence, privacy, anxiety and social interactions between individuals. This research used developmental and qualitative methods. The questionnaire items were validated by experts and tested using the Dick & Carey, 2015 development model and the distribution of the questionnaire was carried out online with a total of 384 student respondents.  Research showed that the health aspect of internet addiction students was 74.5%, impact on social was 61.8%, digital well-being was 80.8%, social comparison was 70, 7%, digital mental health at 68.1%, and fear of missing out at 76.2%, based on these aspects it was in the high category, while the aspect of worry about being a victim of cyberbullying was 48.6% in the low category.  Health students were not yet fully equipped with soft skills in mastering technology, especially digital literacy, so they cannot detect early the negative impact of digital on their mental health as potential health workers professional. Keywords: Cyber, psychology, students, mental health, digital literacy. Abstrak: Siberpsikologi berfokus pada dampak teknologi digital dan internet terhadap perilaku dan interaksi antar individu sebagai makhluk sosial. Penelitian ini mengeksplorasi pemetaan data terkait kondisi mental mahasiswa kesehatan di program studi kebidanan, keperawatan, dan gizi di tiga perguruan tinggi yang berbeda untuk menemukan pemetaan data yang seimbang terkait kondisi psikologis mahasiswa terkait kemajuan teknologi digital dan internet terkini yang berdampak pada aspek kecanduan, eksistensi, kepercayaan diri, privasi, kecemasan, dan interaksi sosial antar individu. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dan kualitatif. Item kuesioner divalidasi oleh para ahli dan diuji menggunakan model pengembangan Dick & Carey, 2015, dan penyebaran kuesioner dilakukan secara daring dengan total 384 responden mahasiswa. Penelitian menunjukkan bahwa aspek kesehatan mahasiswa adiksi internet sebesar 74,5%, dampak pada sosial sebesar 61,8%, kesejahteraan digital sebesar 80,8%, perbandingan sosial sebesar 70,7%, kesehatan mental digital sebesar 68,1%, dan rasa takut ketinggalan sebesar 76,2%, berdasarkan aspek-aspek tersebut berada pada kategori tinggi, sedangkan aspek kekhawatiran menjadi korban cyberbullying sebesar 48,6% berada pada kategori rendah. Mahasiswa kesehatan belum sepenuhnya dibekali soft skills dalam penguasaan teknologi, terutama literasi digital, sehingga mereka belum dapat mendeteksi dini dampak negatif digital terhadap kesehatan mental mereka sebagai calon tenaga kesehatan profesional. Kata kunci: Cyber, psikologi, mahasiswa, kesehatan mental, literasi digital.