p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Info Kripto
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Algoritme AES-256 pada Sistem Pemantauan Getaran Gempa Bumi Menggunakan Perangkat LoRa dan Antena Yagi Untuk Pengiriman Informasi Darurat yang Aman Desi Marlena; rizky kurniadi; Dian Novita Aryani
Info Kripto Vol 17 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v17i2.73

Abstract

Teknologi pemantauan getaran gempa bumi masih terdapat kendala dalam pengumpulan data informasi seperti membutuhkan tenaga manusia dan waktu cukup lama. Salah satu teknologi getaran gempa yaitu sistem jaringan sensor nirkabel yang dapat mempermudah dalam pengukuran data lapangan serta memberikan suatu sistem deteksi gempa bumi. Dengan menggunakan media transmisi yang banyak diterapkan dalam jaringan sensor yaitu LoRa (Long Range) diharapkan prototype sistem pemantauan getaran gempa dapat mengatasi masalah yang terjadi. Pengujian dilakukan dengan dua skema yaitu sistem tanpa AES dan sitem dengan AES serta pengujian di dua kondisi yaitu LOS dan NLOS. Hasil pengujian jarak maksimal yang dicapai dalam berkomunikasi pada kondisi LOS adalah 9600 Meter sedangkan kondisi NLOS mencapai 6000 Meter. Hasil rata-rata nilai RSSI tertinggi pada jarak 500 Meter kondisi LOS tanpa AES adalah -88,8 dBm sedangkan nilai terendah pada jarak 6000 Meter kondisi NLOS dengan AES adalah -123,7 dBm.
Analisis Forensik Drone Menggunakan Metode Clark et al. dan Renduchintala et al. (Studi Kasus: DJI Phantom 3 Standard) Desi Marlena; Bima Rakin Mochammad Nanta; Devi Clarissa
Info Kripto Vol 17 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v17i2.75

Abstract

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone adalah pesawat yang dimaksudkan untuk beroperasi tanpa pilot di dalamnya. Pada awalnya, drone dimanfaatkan untuk berbagai aplikasi yang bermanfaat, misalnya dalam hal pertahanan, penanganan bencana, pengiriman barang, dan hiburan. Tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, drone disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum seperti pelanggaran privasi maupun penyelundupan barang-barang terlarang. Drone forensics merupakan ilmu terkait menemukan, melakukan ekstraksi, dan menganalisis data dari suatu perangkatan yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi berharga untuk mendukung investigasi pada tindak kejahatan kriminal dari segi fisik maupun lingkup siber (cybercrime). Pada penelitian ini, dilakukan drone forensics menggunakan metode Clark et al. dan Renduchintala et al. pada drone DJI Phantom 3 Standard. Drone forensics yang dilakukan bertujuan untuk mengambil data- data yang terdapat pada perangkat drone maupun perangkat mobile. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu terdapat data dari memori internal drone, memori gimbal rig, dan penyimpanan perangkat mobile yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung suatu investigasi.