Yohanes Surya
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Online Fresh Product Delivery Service dan Pakaging Produk selama Pandemi COVID-19 Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen (Studi pada Transmart Setiabudi Semarang) Yohanes Surya
Innovation, Theory & Practice Management Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Juli: Innovation, Theory & Practice Management Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/jitpm.v2i2.983

Abstract

Saat ini, dengan munculnya e-commerce di Indonesia, orang hanya tinggal di rumah, membeli barang secara online dan mengirimkannya langsung ke rumah. Semua dapat dilakukan dengan beberapa klik atau ketukan. Dengan mempertimbangkan kemudahan ini, minat belanja online semakin meningkat. E-commerce di Indonesia tumbuh signifikan sejak beberapa tahun terakhir. Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Barometer Konsumen Google bersama toko online Elevenia, Jumlah transaksi online di Indonesia meningkat, 78% responden berbelanja online melalui gadget seluler. di Indonesia mencatat 41% penjualannya berasal dari Jakarta, namun enam bulan kemudian angka ini turun menjadi 22%. Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya konsumen di Jakarta yang rutin berbelanja online, konsumen di luar Jakarta juga memberikan kontribusinya terhadap pasar e-commerce di Indonesia, termasuk masyarakat di kota Semarang. Dengan semakin merabahnya perkembangan industri e-commerce Transmart berinovasi dengan meluncurkan Transmart Home Dilevery (THD) diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Dengan semakin maraknya perkembangan perbelanjaan online Transmart hadir dengan memberikan pelayanan yang aman, praktis dan juga nyaman bagi pelanggan. Riset yang dilakukan oleh Association of E-commerce Indonesia (IDEA), Google Indonesia, dan TNS (Taylor Nelson Sofres) menemukan bahwa produk fesyen mendominasi pasar e-commerce sebagai produk yang paling sering dibeli, diikuti oleh gadget seluler, elektronik konsumen, buku dan majalah, dan bahan makanan. Dengan berkembangnya e-commerce, persaingan antar toko online menjadi semakin ketat. Banyak perusahaan perlu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pasar yang berubah-ubah. Untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, perusahaan harus memahami pentingnya kepuasan pelanggan. Pelanggan yang puas akan membeli produk lagi, membicarakan produk dengan baik kepada orang lain. Terutama di pasar e-commerce jika orang menemukan produk serupa dengan harga lebih rendah dan kualitas lebih tinggi, mereka dapat dengan mudah pindah dan membeli dari pesaing yang lebih gesit. Masalah belanja online lainnya adalah layanan pengiriman yang buruk yang mengakibatkan kedatangan produk terlalu lama atau bahkan rusak. Layanan pengiriman sangat penting dalam e-commerce, karena merupakan tahap terakhir dari proses pemenuhan pesanan dan dari sudut pandang konsumen, yang paling kritis. Pengiriman tepat waktu dan andal harus menjadi prioritas nomor satu dan sangat penting untuk keberhasilan setiap toko online. Penelitian ini mengambil obyek di Transmart Setiabudi Kota Semarang, karena masa pandemi COVID-19 ini meluncurkan layanan pesan antar Transmart Home Dailivery (THD) yang dapat diakses melalui website thd.transretail.co.id ataupun dengan cara scan QR code yang terdapat pada seluruh sosial media Transmart Carrefour. Peluncuran layanan pesan antar ini diharap mampu membantu memenuhi kebutuhan harian masyarakat terutama produk fresh food, namun tetap meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19). Permasalahan yang diangkat penelitian ini adalah bagaimanakah dampak online fresh product delivery service dan pakaging produk dalam upaya meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini sesuai renstra Universitas 17 Agustus 1945 dalam topik tata kelola bisnis perusahaan.