Risky Amalia
Program Studi Kebidanan dan Profesi Bidan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Anemia pada Remaja Putri : Literature Review: Factors Causing Anemia in Adolescent Women : Literature Review Risky Amalia; Emi Sutrisminah; Yuli Astuti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3614

Abstract

Latar belakang: Anemia adalah suatu kondisi tubuh dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah kurang dari normal, pada remaja putri dikatakan anemia bila kandungan Hbnya <12 gram/dl. Menurut WHO Angka kejadian anemia pada remaja putri di India selatan secara keseluruhan 67,9% dimana anemia sedang 37,05%, anemia ringan 21,42% dan anemia berat 9,4%. Penelitian di Sri Lanka 31,65%, Nepal 68,8%, Myanmar 26%, Maldives 57%, Banglades 98%. Angka kejadian anemia paling tinggi terjadi di Banglades 98%, Nepal 68,8% dan india selatan 67,9%. Riskesdas 2018, angka kejadian anemia di Indonesia sebesar 32%, artinya 3 sampai 4 dari 10 remaja menderita anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan Literatur Review dengan Pubmed dan google scholar sebagai database pencariannya. Data yang diambil adalah artikel penelitian dari tahun 2018-2022, dengan kata kunci adolescent anemia”, “Factor anemia adolescents”, “Risk factor for anemia”, “Faktor-faktor anemia pada remaja”, “Kejadian anemia remaja faktor resiko”. Hasil: Hasil penelitian menemukan faktor dukungan yang mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja putri yaitu: Tingkat pengetahuan remaja (p-value = 0.000 maka p <0,05), Indeks masa tubuh (IMT) (p value = 0.000 maka p <0,05) dan Siklus menstruasi (p= 0,003 < 0,05) memiliki hubungan yang signifikan terjadinya anemia pada remaja putri Kesimpulan: Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian anemia adalah tingkat pengetahuan, IMT (gemuk dan kurus), siklus menstruasi (Panjang siklus menstruasi, volume darah haid yang keluar).