This case aims to examine the effect of Return on assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), and Price Earning Ratio (PER) on stock returns. This study used 56 samples selected using purpose sampling and then analyzed using Eviews10. Data in this case were taken from 14 companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research period is 4 years from 2017 to the end of 2020. The method used in this case is to compare the value of the ratio on the financial statements. In this case, the method used to analyze the data that has been taken is the regression panel data and hypothesis testing, the results of this study are the Return on assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Debt to Equity Ratio (DER) has a significant effect on stock returns and Price Earning Ratio (PER) does not have a significant effect on stock returns. While collectively all variables have a significant effect on stock returns. Of course, with the fundamental knowledge about financial performance as an indicator for investors before making decisions to invest in the capital market, fundamental analysis remains an effective tool for investors in choosing the stocks they want to invest in. Pada penelitian kali ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), dan Price Earning Ratio (PER) terhadap return saham. Penelitian ini menggunakan 56 sampel yang dipilih dengan menggunakan purpose sampling dan kemudian dianalisis menggunakan Eviews10. Data di dalam penelitian kali ini diambil dari 14 perusahaan consumer goods yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Periode penelitian selama 4 tahun, yakni mulai periode tahun 2017 sampai akhir tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah membandingkan nilai rasio pada laporan keuangan. Metode yang dipakai dalam menganalisis data yang telah diambil adalah regresi data panel dan pengujian hipotesis, Hasil dari penelitian adalah variabel bebas berupa Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terdapat pengaruh signifikan serta hubungan negatif terhadap variabel terikat, yakni return saham dan Price Earning Ratio (PER) tidak ditemukan pengaruh yang signifikan serta hubungan negatif terhadap return saham. Dari hasil penelitian juga menyatakan, bahwa secara simultan variabel independen juga ditemukan pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat (return saham). Tentu dengan adanya pengetahuan mendasar tentang kinerja keuangan sebagai indikator bagi sisi investor sebelum adanya pengambilan keputusan dalam melakukan tindakan investasi dipasar modal, sehingga analisis fundamental masih tetap menjadi sebagai suatu alat yang berguna untuk investor dalam memilih saham yang ingin diinvestasikannya.