Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Indentifikasi Bangunan Sumber Daya Air Berbasis Sistem Informasi Geografis pada Wilayah Sungai Maluku Utara S, Supriyadi; Noh, Junaidi; Hamza, Sahriar
J-TIFA Vol 1 No 1: September 2018
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukan, menyimpan, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis dan geospasial. Balai Wilayah Sungai Maluku Utara memiliki banyak aset bangunan yang tersebar di dua wilayah sungai, Wilayah sungai Halamahera Utara dan Wilayah Sungai Halmahera Selatan, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis maka diharapakan akan lebih mudah bagi para pengambilan keputusan untuk mengatahui letak lokasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku yang ada di Provinsi Maluku Utara. Perancangan SIG bertujuan untuk memberikan informasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku dalam bentuk Webgis, Webgis mampu memberikan informasi lokasi dalam bentuk layar dan mampu berinteraksi dengan para pengambil keputusan, SIG sangat membantu khususnya pada Instansi Balai Wilayah Sungai Maluku Utara dalam mengetahui letak lokasi bangunan bendung dan air baku.
Indentifikasi Bangunan Sumber Daya Air Berbasis Sistem Informasi Geografis pada Wilayah Sungai Maluku Utara S, Supriyadi; Noh, Junaidi; Hamza, Sahriar
J-TIFA Vol 1 No 1: September 2018
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukan, menyimpan, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis dan geospasial. Balai Wilayah Sungai Maluku Utara memiliki banyak aset bangunan yang tersebar di dua wilayah sungai, Wilayah sungai Halamahera Utara dan Wilayah Sungai Halmahera Selatan, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis maka diharapakan akan lebih mudah bagi para pengambilan keputusan untuk mengatahui letak lokasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku yang ada di Provinsi Maluku Utara. Perancangan SIG bertujuan untuk memberikan informasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku dalam bentuk Webgis, Webgis mampu memberikan informasi lokasi dalam bentuk layar dan mampu berinteraksi dengan para pengambil keputusan, SIG sangat membantu khususnya pada Instansi Balai Wilayah Sungai Maluku Utara dalam mengetahui letak lokasi bangunan bendung dan air baku.
Indentifikasi Bangunan Sumber Daya Air Berbasis Sistem Informasi Geografis pada Wilayah Sungai Maluku Utara S, Supriyadi; Noh, Junaidi; Hamza, Sahriar
J-TIFA Vol 1 No 1: September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (Prodi Teknik Informatika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/j-tifa.v1i1.119

Abstract

Sistem Informasi Geografis adalah sistem informasi yang digunakan untuk memasukan, menyimpan, mengolah, menganalisa, dan menghasilkan data bereferensi geografis dan geospasial. Balai Wilayah Sungai Maluku Utara memiliki banyak aset bangunan yang tersebar di dua wilayah sungai, Wilayah sungai Halamahera Utara dan Wilayah Sungai Halmahera Selatan, dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis maka diharapakan akan lebih mudah bagi para pengambilan keputusan untuk mengatahui letak lokasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku yang ada di Provinsi Maluku Utara. Perancangan SIG bertujuan untuk memberikan informasi bangunan sumber daya air seperti bendung dan air baku dalam bentuk Webgis, Webgis mampu memberikan informasi lokasi dalam bentuk layar dan mampu berinteraksi dengan para pengambil keputusan, SIG sangat membantu khususnya pada Instansi Balai Wilayah Sungai Maluku Utara dalam mengetahui letak lokasi bangunan bendung dan air baku.
Problem Pengolahan Data Gaya Berat Mikro antar Waktu S, Supriyadi
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 3, No 02 (2013): October
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/ijap.v3i02.1244

Abstract

At time lapse microgravity survey will be got data in place for difference period. The Anomaly caused by subsidence and density change under surface which related to groundwater level change. This matter become problem when will take one of the anomaly sources to processed is furthermore. Reduction one of anomaly source cannot be done direct but must be done with filtering process. Process filtering done by using FFT (Fast Fourier Transform), its principal is to move data from time domain to frequency domain. At frequency domain this is mathematics process conducted. On subsidence case study in Semarang by using this technique indicate that subsidence value from time lapse micro gravity survey have tendency is equal to result from geodesy survey.