Salmah Salmah
Sekolah Tinggi Agama Islam Jam'iyah Mahmudiyah Tanjung Pura Langkat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Manfaat Teknologi dan Informasi dalam Mendukung Kemajuan Pendidikan Agama Islam Berbasis Digital di MTs Nurul Islam Dusun IX Desa Suka Maju Tanjung Pura Salmah Salmah; Syahrul Affan; Ahmad Fuadi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022): Februari-Mei 2022
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.422 KB) | DOI: 10.56832/edu.v2i1.189

Abstract

Keberadaan teknologi informasi sangat membantu Guru Pendidikan Agama Islam di MTs Nurul Islam Desa Suka Maju dalam proses belajar mengajar sehingga lebih mudah dalam menyampaikan materi pelajaran dan membuat siswa lebih aktif dalam belajar. Keberadaan media digital berupa teknologi informasi ini sangat membantu sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan yang baik. Saat ini pembelajaran telah dilakukan tatap muka, namun bila ada materi yang belum dipahami siswa dapat dilakukan interaksi tanya jawab melalui pesan singkat whatshapp. Tugas-tugas juga diberikan melalui media whatsapp tersebut dan untuk menunjukkan kedisiplinan siswa tersebut maka ditentukan waktu bertanya secara daring sehingga lebih tertib dan mendidik siswa untu disiplin. MTs Nurul Islam Desa Suka Maju telah memanfaatkan teknologi digital dengan memanfaatkan teknologi dan informasi yaitu semartphone dalam pelaksanaan pembelajaran. Saat ini pemanfaatan media digital tersebut masih dilakukan mengingat dapat mendukung pembelajaran yang efektif dan efisien. Tugas-tugas dan pengumuman serta informasi lainnya dapat segera diketahui siswa melalui grup whatsapp yang ada sehingga memudahkan guru dan siswa. Setiap kegiatan belajar mengajar selalu diisi dengan kegiatan diskusi kelas sehingga partisipasi siswa tinggi. guru memposisikan diri sebagai fasilitator dan meluruskan bila terjadi penyimpangan terhadap pembahasan materi. Proses belajar Pendidikan Agama Islam lebih ditekankan pada aplikasi langsung dan praktek sehingga tidak membosankan bagi siswa dan lebih mudah dipahami. Guru juga menunjukkan semangat dalam mendidik karena saat ini dengan adanya teknologi informasi proses pendidikan lebih mudah. Selain itu, siswa juga memiliki semangat dalam menerima materi pelajaran yang diberikan khususnya materi pelajaran Pendidikan Agam Islam.