Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pencegahan Stunting Skrining Remaja Putri dan Pembelajaran Aplikasi Google Form Andhy Sulistyo; Resmiaini Resmiaini
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 3 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i3.33043

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada saat periode kritis dari proses tumbuh dan kembang mulai janin yang berlanjut sampai usia sekolah 6-18 tahun (Usia Remaja).Masalah gizi remaja Indonesia ada 3 unsur yaitu kekurangan gizi, kelebihan berat badan, dan kekurangan zat gizi mikro dengan anemia. Tujuan pelatihan dan pendampingan skrining stunting melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, tekanan d   arah dan indeks masa tubuh (IMT) dengan pencatatan aplikasi Google Form. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, meliputi persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Tahapan Persiapan melalui survey di Panti Asuhan Darun Najah Depok Yogyakarta. Tahap pelaksanaan edukasi pada remaja putri Panti Asuhan Darun Najah lebih difokuskan pada pelatihan skrining kadar hemoglobin, tekanan d   arah, indeks masa tubuh (IMT) dan pelatihan menggunakan Aplikasi Google Form sebagai media pencatatan. Tahapan Monitoring dan Evaluasi dengan cara kualitatif dan pengukuran kuantitatif untuk mengukur peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku, dan keberhasilan program. Hasil skrining yang dilakukan menunjukan sebagian besar anemia, tekanan darah dan IMT, sebagian besar normal dan peserta dapat melakukan pencatatan hasil skrining pada aplikasi Google Form.
PEMETAAN PERSEBARAN PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN BANTUL TAHUN 2024 Andhy Sulistyo
RAGAM: Journal of Statistics & Its Application Vol 4, No 2 (2025): RAGAM: Journal of Statistics & Its Application
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ragam.v4i2.16808

Abstract

AbstractBackground: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a major public health problem with fluctuating incidence in Indonesia, including Bantul District. In 2024, 672 DHF cases were reported, a sharp increase compared to 135 cases in the previous year. This situation highlights the need for spatial analysis to better understand the disease distribution and support effective control strategies.Objective: This study aims to map the distribution of DHF cases in Bantul District in 2024 and analyze spatial patterns using Geographic Information Systems (GIS).Methods: A descriptive quantitative study with a case study approach was conducted. The population consisted of all reported DHF cases in 2024 obtained from the Bantul District Health Office, including patient residential coordinates. Spatial analysis was performed using ArcGIS 10.3. Global Moran’s I was applied to assess spatial autocorrelation, the Average Nearest Neighbor (ANN) method was used to determine distribution patterns, and the Central Feature tool identified the central point of case concentration.Results: The analysis revealed that DHF cases were significantly clustered, as indicated by a positive Moran’s I value (p<0.05) and an ANN index <1. The central feature analysis showed that case concentrations were mainly located in the working areas of Pleret and Imogiri II primary health centers.Conclusion: The distribution of DHF cases in Bantul District in 2024 is not random but clustered in specific areas. These findings provide crucial evidence for prioritizing targeted interventions such as fogging, community education, and more focused source reduction programs. Keywords: DHF,GIS,ANN, Moran’s I,Bantul