Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN DISIPLIN BELAJAR ANAK USIA DINI SELAMA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 19 (Studi Fenomenologis di Raudatul Atfal Al-Fithriah Medan Johor) San Putra, Juwita Maharani, Rosnilawati Sinaga, Dahriani Tanjung
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 4, No 2 (2020): April-Juni
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v4i2.8182

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kompetensi guru pada saat pandemi covid 19 yang dilakukan lembaga pendidikan Raudatul Atfal Al-Fithriah Medan Johor, dan bagaimana kompetensi guru dalam mendisiplikan belajar pada anak usia dini pada saat pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil dari penelitian ini guru memiliki kompetensi kepribadian bertanggung jawab, sabar, tekun, rajin dan kepribadian sosial. Guru yang berkompetensi memiliki kontribusi dalam mendisiplikan siswa agar tetap belajar di rumah, walaupun dalam proses daring.Keyword: Kompetensi, Belajara dan Daring.
KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN DISIPLIN BELAJAR ANAK USIA DINI SELAMA MASA PANDEMI CORONA VIRUS DISEASE 19 (Studi Fenomenologis di Raudatul Atfal Al-Fithriah Medan Johor) San Putra, Juwita Maharani, Rosnilawati Sinaga, Dahriani Tanjung
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 4, No 2 (2020): April-Juni
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v4i2.8182

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kompetensi guru pada saat pandemi covid 19 yang dilakukan lembaga pendidikan Raudatul Atfal Al-Fithriah Medan Johor, dan bagaimana kompetensi guru dalam mendisiplikan belajar pada anak usia dini pada saat pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Hasil dari penelitian ini guru memiliki kompetensi kepribadian bertanggung jawab, sabar, tekun, rajin dan kepribadian sosial. Guru yang berkompetensi memiliki kontribusi dalam mendisiplikan siswa agar tetap belajar di rumah, walaupun dalam proses daring.Keyword: Kompetensi, Belajara dan Daring.
Peran Guru Bk dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak pada Peserta Didik San Putra
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan bimbingan konseling tidak hanya terbatas pada bimbingan yang bersifat akademik tetapi juga sosial, pribadi, dan juga karier. Dengan adanya bimbingan konseling didalam dunia pendidikan diharapkan terciptanya generasi yang mampu memenuhi persyaratan untuk diterima menjadi anggota masyarakat dan berguna bagi nusa dan bangsa, keadaan semacam inilah yang membentuk sikap pada peserta didik dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak pada dirinya.Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana memahami peran guru BK dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak pada peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, dimana peneliti terjun langsung ke lapangan untuk memperoleh data dan informasi terkait dengan penelitian yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara, sumber data diperoleh dari guru BK dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK melalui proses pemeberian layanan sesuai dengan program tahunan layanan BK SMP Negeri 5 Binjai T.P 2021/2022. Proses pemberian layanan itu meliputi: Memberikan layananan informasi, nasihat dan motivasi kepada peserta didik agar senantiasa berkelakuan baik, selama dilingkungan sekolah ataupun dilingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Proses pemberian layanan tersebut juga dapat menanamkan nilai-nilai pendidikan akhlak pada peserta didik.
Peduli Pesisir Melalui Kegiatan Penanaman 1000 Pohon Mangrove Bersama Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa di Kelurahan Beras Basah Kabupaten Langkat San Putra; Junaidi Junaidi
Altafani Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi April 2023
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jpkm.v2i2.187

Abstract

Kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi lingkungan pantai melalui penanaman 1000 pohon mangrove bersama tokoh masyarakat dan mahasiswa. Pohon Mangrove memiliki peran krusial untuk kehidupan masyarakat pesisir karena fungsinya dapat melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan menjadi tempat perkembangbiakan makhluk hidup maupun hunian beragam organisme. Secara khusus, Kelurahan Beras Basah di Kabupaten Langkat memiliki Wisata Mangrove namun masih perlu perhatian khusus untuk meningkatkan jumlah pohon mengrove tersebut dan menjadikan Kelurahan tersebut memiliki daya tarik untuk menarik wisatawan luar daerah. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi  survei dan konsultasi dengan pemerintah kabupaten langkat untuk menentukan lokasi penanaman dan tanggal pemberian materi penyuluhan. Kemudian, pendampingan untuk pembibitan mangrove oleh tim kepada masyarakat. Serta, pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian materi kepada masyarakat dan penanaman mangrove bersama tokoh masyarakat dan mahasiswa. Kegiatan ini berimplikasi penting di bidang lingkungan, perekonomian masyarakat maupun kesehatan karena pembibitan dan penaman mangrove merupakan upaya strategis untuk melindungi dan memulihkan wilayah pesisir pantai dan menarik wisatawan luar daerah untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam wisata mangrove.
Factors Of Non-English Foreign Language (EFL) Lecturers’ Speaking Anxiety In Teaching Bilingual Classes Darmaida Sari; Junaidi Junaidi; San Putra
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 2 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i2.1063

Abstract

This research is a qualitative descriptive study that aims to reveal the phenomenon of anxiety faced by STAI Syekh H. Abdul Halim Hasan Al-Ishlahiyah Binjai lecturers in speaking English, especially in teaching and learning activities in bilingual classes. Total from ten lecturers filled out The Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS) questionnaire adapted and modified from Horwitz, Horwitz, and Cope (1986), and Sari (2017) used to obtain valid data about what anxiety factors dominate and influence lecturers are reluctant to use English in teaching in bilingual classes. The data shows that communication apprehension factors dominantly and most influences the anxiety faced by the lecturers in speaking English with an average percentage of 56%. In second place is occupied by Fear of negative evaluation factors with average percentage of 53%, followed by test anxiety factors with 48%. Lecturers are expected to be able to regulate and limit the space for the factors that influence them to speak English so that the teaching and learning processes in bilingual classes are not disrupted.