Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Meningkatkan Kinerja Petugas Kebersihan: Studi Kasus Implementasi Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dengan Metode Behavior Anchors Rating Scale (BARS) Arwan Junianto; Dharmawan Lubis; Febriyanto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2834

Abstract

Pengawasan kinerja petugas kebersihan merupakan elemen kunci dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja, yang pada gilirannya berdampak pada produktivitas dan kesejahteraan anggota organisasi. Namun, tantangan dalam menerapkan sistem reward and punishment yang efektif seringkali menjadi hambatan. Penelitian ini mengusulkan implementasi Sistem Informasi Eksekutif (EIS) dengan metode Behavior Anchors Rating Scale (BARS) sebagai solusi. EIS memfasilitasi pencatatan absensi, pelaporan pekerjaan, dan penilaian kinerja, memengaruhi Manajer, Reviewer, dan Petugas Kebersihan secara positif. Manajer mengalami peningkatan kinerja karyawan dan kemudahan dalam pemberian reward and punishment dengan tingkat kepuasan mencapai 66,6%. Reviewer merasa terbantu dalam mengawasi kinerja petugas kebersihan dengan tingkat kepuasan mencapai 100%, sedangkan Petugas Kebersihan merasa puas dengan sistem ini, juga dengan tingkat kepuasan 100%. Saran untuk perbaikan meliputi pembaruan fitur, pelatihan yang lebih mendalam, integrasi data yang lebih luas, keamanan data yang ditingkatkan, dan evaluasi berkelanjutan. Dengan langkah-langkah yang tepat, implementasi EIS membawa dampak positif yang signifikan pada efektivitas pengawasan dan pelaksanaan reward and punishment terhadap petugas kebersihan, meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional instansi.
Dampak Kompensasi Finansial Terhadap Kinerja Karyawan Kantor Perusahaan Listrik Negara di Kota Metro-Lampung A’an Suhandi; Arwan Junianto; Abimanyu Prasetya; Bambang Suhada
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kompensasi finansial terhadap kinerja karyawan di Kantor PLN Kota Metro-Lampung. Metode yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan alat bantu aplikasi JASP 0.18.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kompensasi finansial dengan kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,266 yang berarti jika ada peningkatan sebesar 1% dalam kompensasi finansial, maka akan meningkatkan kinerja karyawan sebesar 26,6%. Nilai R2 sebesar 0,366 atau 36,6% menunjukkan bahwa kompensasi finansial memiliki korelasi yang baik dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kesimpulan, kompensasi finansial berperan sebagai variabel prediktor positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Kantor PLN Kota Metro-Lampung.
Analisis Kepuasan Konsumen: Perspektif Perceived Value Dan Loyalitas Di Swalayan Putra Baru 15, Jalan Ahmad Yani No. 45, Kota Metro, Lampung Lystiawan; Roma Doni Yunanto; Kuncoro Budi Riyanto; Arwan Junianto
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.4028

Abstract

Penjualan pada Putra Baru Swalayan yang ada di Lampung khususnya Kota Metro masih mengalami fluktuasi yang cukup besar sepanjang tahun. Hal ini ditinjau dari loyalitas konsumen yang menunjukkan bahwa swalayan ini belum memiliki basis pelanggan yang stabil, maka Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisi kepuasan konsumen dalam memediasi perceived value terhadap loyalitas konsumen. Sedangkan desain penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode mediasi dari analisis jalur, sampel yang digunakan dari penelitian ini dengan cara random sampling maksudnya ialah metode pengambilan data yang paling sederhana dan mudah dilakukan sehingga ditemukan sebanyak 77 responden selama 15 hari dari penyebaran angket kuesioner melalui google form kepada konsumen. Teknik sampling yaitu purposive sampling maksudnya pengambilan sampel berdasarakan jenis kelamin yang sering berbelanja di Putra Baru Swalayan Nomor 45 Jln Ahmad Yani Lampung. Alat analisis yang digunakan ialah analisis jalur. Hasil analisis membuktikan 1) Perceived value memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap loyalitas konsumen di Putra Baru Swalayan 15 Jln. Ahmad Yani-Lampung. 2) Perceived value memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap kepuasan konsumen di Putra Baru Swalayan 15 Jln. Ahmad Yani-Lampung 3) Kepuasan konsumen tidak memiliki pengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen di Putra Baru Swalayan 15 Jln. Ahmad Yani. 4) Kepuasan konsumen memediasi pengaruh perceived value terhadap loyalitas konsumen di Putra Baru Swalayan 15 Jln. Ahmad Yani-Lampung. Dalam artian Perceived value dan kepuasan konsumen berperan penting dalam membentuk loyalitas konsumen di swalayan ini, sehingga Putra Baru Swalayan dapat memperhatikan kedua variabel tersebut untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Kata kunci: perceived value, kepuasan konsumen, loyalitas konsumen
Pengaruh Relationship Marketing Terhadap Kepuasan, Loyalitas Pelanggan Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Sugeng, Sugeng; Junianto, Arwan; Riyanto, Kuncoro Budi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.14766

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Metro Lampung menghadapi tantangan persaingan yang ketat, sehingga strategi pemasaran yang efektif seperti pemasaran relasional menjadi kunci untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemasaran relasional mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan pada UMKM di wilayah tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 pemilik UMKM dan 20 pelanggan mereka, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran relasional, melalui interaksi personal, komunikasi rutin, dan program loyalitas, secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan membangun kepercayaan dan emosi positif. Hal ini pada kemitraan mendorong loyalitas jangka panjang, seperti pembelian berulang dan rekomendasi mulut ke mulut. Namun tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi menjadi hambatan implementasi. Kesimpulan penelitian ini pentingnya UMKM di Kota Metro Lampung untuk mengadopsi pemasaran relasional sebagai strategi utama guna mempertahankan pelanggan di era digital. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengintegrasikan metode kuantitatif untuk validasi lebih luas.
Pengaruh Relationship Marketing Terhadap Kepuasan, Loyalitas Pelanggan Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Sugeng, Sugeng; Junianto, Arwan; Riyanto, Kuncoro Budi
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.14766

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Metro Lampung menghadapi tantangan persaingan yang ketat, sehingga strategi pemasaran yang efektif seperti pemasaran relasional menjadi kunci untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana pemasaran relasional mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan pada UMKM di wilayah tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 pemilik UMKM dan 20 pelanggan mereka, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran relasional, melalui interaksi personal, komunikasi rutin, dan program loyalitas, secara signifikan meningkatkan kepuasan pelanggan dengan membangun kepercayaan dan emosi positif. Hal ini pada kemitraan mendorong loyalitas jangka panjang, seperti pembelian berulang dan rekomendasi mulut ke mulut. Namun tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi menjadi hambatan implementasi. Kesimpulan penelitian ini pentingnya UMKM di Kota Metro Lampung untuk mengadopsi pemasaran relasional sebagai strategi utama guna mempertahankan pelanggan di era digital. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mengintegrasikan metode kuantitatif untuk validasi lebih luas.
Transformasi Digital dan Dampak Fiskal Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia Kuncoro Budi Riyanto; Indah Purnomowati; Arwan Junianto
MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/manabis.v5i1.6472

Abstract

This study examines the influence of digital transformation on the development of halal tourism in Indonesia and its financial implications for the national economy. The research employs a qualitative descriptive design based on secondary data by analyzing academic literature, government reports, and digital tourism platforms to understand the interaction between digitalization, Muslim tourist behavior, and public financial governance. The findings indicate that the adoption of digital technologies, such as etourism platforms, big data analytics, artificial intelligence, and Islamic financial technology (Islamic fintech) significantly enhances competitiveness, fiscal transparency, and financial inclusion within the halal tourism ecosystem. Digital transformation enables more efficient destination management, improves service responsiveness to the needs of Muslim tourists, and optimizes national and regional revenue generation. The study also confirms the relevance of the Resource Based View (RBV) and Dynamic Capability Theory (DCT) in explaining how digital assets and adaptive capabilities serve as sources of sustainable competitive advantage. Furthermore, government led digital governance integrated with sharia based financial systems has been shown to strengthen fiscal efficiency and promote inclusive economic growth. These developments support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) by fostering transparency, inclusivity, and sustainability in Indonesia’s halal tourism and public finance sectors.