Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi prososial, kesejahteraan subjektif, dan kesejahteraan psikologis terhadap persistensi kewirausahaan, serta mengkaji peran moderasi dinamika lingkungan pada pelaku UMKM di Jakarta Utara. Persistensi Kewirausahaan adalah kegigihan atau ketahanan seorang wirausaha untuk terus menjalankan dan mempertahankan usahanya meskipun menghadapi tantangan, hambatan, kegagalan, atau kesulitan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan analisis PLS-SEM pada data kuesioner dari pelaku UMKM di Jakarta Utara, hasil penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi prososial, kesejahteraan subjektif dan psikologis memilihi pengaruh terhadap persistensi kewirausahan. Pengumpulan data dilakukan dengan sampel yang ditentukan sesuai panduan ukuran sampel PLS-SEM, yaitu 169 responden untuk jumlah 17 indikator dan menggunakan kuesioner (Google Forms) disebarkan dengan mendatangi berbagai UMKM di Jakarta Utara, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4, yang mencakup pengujian outer model dan inner model. This study aims to examine the influence of prosocial motivation, subjective well-being, and psychological well-being on entrepreneurial persistence, as well as examine the moderating role of environmental dynamics in MSMEs in North Jakarta. Entrepreneurial Persistence is the persistence or resilience of an entrepreneur to continue running and maintaining his business despite facing challenges, obstacles, failures, or difficulties. By using a descriptive quantitative approach and PLS-SEM analysis on questionnaire data from MSMEs in North Jakarta, the results of this study aim to determine whether prosocial motivation, subjective and psychological well-being have an influence on entrepreneurial persistence. This data collection was carried out with a sample determined according to the PLS-SEM sample size guide, namely 169 respondents for a total of 17 indicators and using a questionnaire (Google Form) distributed by visiting various MSMEs in North Jakarta, then analyzed using the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method using the help of SmartPLS 4 software, which includes testing the outer model and inner model.