Irving Vitra Paputungan
Universitas Islam Indonesia, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI MECHA: LAYANAN PERBAIKAN KENDARAAN BERBASIS SMARTPHONE MENGGUNAKAN MVP (MODEL VIEW PRESENTER) SEBAGAI DESIGN PATTERN Laode Ghazy Naufal Iksyam; Irving Vitra Paputungan
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i1.932

Abstract

Dalam era digital ini, penggunaan teknologi smartphone telah menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi MECHA, yang menyediakan layanan perbaikan kendaraan melalui smartphone. Aplikasi ini menggunakan pola desain MVP (Model View Presenter) untuk memisahkan tugas-tugas yang terkait dengan visualisasi, pemrosesan, dan manajemen data. MECHA menjadi penghubung antara pengguna kendaraan dan pemilik bengkel, mempermudah komunikasi dan pencarian pelanggan. Pengembangan aplikasi ini juga melibatkan penggunaan bahasa pemrograman Kotlin, version control GIT, dan REST API. Diharapkan MECHA dapat memberikan kenyamanan dan solusi perbaikan yang efisien bagi pengguna kendaraan.
PERANCANGAN APLIKASI BERGERAK MECHA PADA BIDANG OTOMOTIF DENGAN METODE DESIGN THINKING Rio Yuda Sakti; Irving Vitra Paputungan
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i3.950

Abstract

Design Thinking adalah pendekatan kreatif dan empatik untuk memecahkan masalah yang lebih berfokus kepada pengguna. Pendekatan ini menggabungkan logika analitis dengan kreativitas dan inovasi untuk menghasilkan solusi yang lebih baik. Pendekatan ini dapat diterapkan dalam pengembangan aplikasi yang dalam prosesnya, design thinking memiliki 5 tahapan yaitu: empathize, define, ideate, prototyping, dan test yang semuanya memiliki keterlibatan dengan pengguna. dalam pengembangan aplikasi bergerak Mecha ini juga menggunakan atomic design yang dimana dapat memudahkan pengembang untuk mengubah rancangan desain aplikasi apabila ada solusi yang lebih baik melalui umpan balik dari pengguna. Oleh karena itu, pengembangan dari aplikasi Mecha ini akan menerapkan pendekatan dengan metode design thinking dan atomic design demi memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh pengguna.
IMPLEMENTASI METODE AGILE SERTA PROSES BISNIS DALAM PENGEMBANGAN DAN PERANCANGAN APLIKASI BERGERAK MECHA SEBAGAI PENYEDIA LAYANAN PERBAIKAN KENDARAAN Kevin Raihan Saleh; Irving Vitra Paputungan
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v11i1.959

Abstract

Jurnal ini mempersembahkan pengembangan Mecha, sebuah aplikasi seluler yang bertujuan untuk menyediakan layanan perbaikan kendaraan dan meningkatkan basis pelanggan bagi bengkel perbaikan skala kecil. Pengembangan ini menyoroti signifikansi teknologi, terutama smartphone, dalam kehidupan sehari-hari dan dampaknya pada berbagai sektor, termasuk bisnis. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pemilik kendaraan saat mengalami kerusakan tiba-tiba dan kesulitan yang dihadapi bengkel perbaikan kecil dalam menarik pelanggan. Metodologi agile diadopsi dalam proses pengembangan Mecha untuk memastikan fleksibilitas, adaptabilitas, dan implementasi berkualitas tinggi. Penelitian ini juga mencakup analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC) untuk Mecha, yang menyoroti kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta key partners, activities, value propositions, customer relationships, customer segments, key resources, dan channels. Pengembangan bisnis menekankan pentingnya Mecha dalam menjawab kebutuhan pemilik kendaraan dan mendukung pertumbuhan bengkel perbaikan kecil di era digital.
Classification of Roasting Maturity Levels of Coffee Beans Using CNN Method Based on Mobilenetv2 Renalda Geriel Rafidan Arsyan; Arrie Kurniawardhani; Irving Vitra Paputungan
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 6 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i6.1269

Abstract

Determining the roasting maturity level of coffee beans is an important process to maintain consistency in flavor quality. However, the assessment process, which is still largely manual, tends to be subjective and highly dependent on the experience of farmers. This research develops an automatic classification model for four categories of coffee bean roasting levels—green, light, medium, and dark—using a convolutional neural network (CNN) architecture based on MobileNetV2. The dataset was divided into training, validation, and testing sets with a ratio of 75:15:10. The model was trained in two stages: initial training with a frozen base model, followed by fine-tuning of the last quarter of the layers. The experimental results show that the model achieved an accuracy of 96% with stable performance, as indicated by the loss and accuracy curves. These findings demonstrate that MobileNetV2 can serve as an effective solution for classifying coffee bean roasting levels with efficient computational time and competitive accuracy.