This Author published in this journals
All Journal Sentra Cendekia
Dini Rahmawati
Prodi Bimbingan dan Konseling, Universitas PGRI Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Permainan Balok Angka dan Motovasi Belajar Terhadap Kemampuan Berhitung Pada Anak TK B Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Indri Saputri; Agus Sutono; Dini Rahmawati
Sentra Cendekia Vol 4 No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i3.2919

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan yang menunjukkan kemampuan berhitung anak TK masih rendah. Permainan balok angka dan motivasi belajar adalah faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan berhitung anak TK. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah semua siswa TK Kelompok B di Dabin I Kecamatan Cepu Kabupaten Blora berjumlah 167 anak dan sampel penelitian 127 anak. Analisis penelitian ini meliputi analisis uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas, uji homogenitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis meliputi uji regresi sederhana dan uji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh permainan balok angka terhadap kemampuan berhitung anak TK yang dinyatakan dengan persamaan regresi sederhana Y = 30,652 + 0,460X1 dengan kontribusi sebesar 25,4%; (2) terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan berhitung anak TK yang dinyatakan dengan persamaan regresi sederhana Y = 18,196 + 1,071X2 dengan kontribusi sebesar 61,2%; dan (3) terdapat pengaruh permainan balok angka dan motivasi belajar terhadap kemampuan berhitung anak TK yang dinyatakan dengan persamaan regresi ganda Y = 11,715 + 0,155X1 + 0,961X2 dengan kontribusi sebesar 62,8%. Saran dari peneliti adalah : (1) Dinas pendidikan membuat kebijakan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berhitung anak; (2) Kepala sekolah membuat kebijakan pengadaan media pembelajaran pembelajaran untuk meningkatkan proses pembelajaran; dan (3) Guru selalu membuat langkah-langkah alternatif dalam rangka meningkatkan motivasi belajar siswa