Abu Nizarudin
Universitas Bangka Belitung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Dana Pihak Ketiga, Loan to Deposit Ratio Terhadap Profitabilitas dengan Suku Bunga Sebagai Variabel Moderasi (Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI) Nur Hidayanty; Julia; Abu Nizarudin
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i4.1348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio capital adequacy ratio (CAR), dana pihak ketiga (DPK) dan loan to deposit ratio (LDR) terhadap profitabilitas perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji apakah suku bunga dapat memoderasi hubungan antara CAR, DPK, dan LDR dengan Profitabilitas. Penelitian ini menggunakan data skunder dari laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2019-2021. Metode analisis yang digunkan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa CAR memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. DPK memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dan LDR juga memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Suku bunga mampu memoderasi dan memperkuat pengaruh CAR terhadap ROA. Namun, suku bunga tidak memoderasi hubungan antara DPK, LDR, dan profitabilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas perbankan Indonesia.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kepemilikan Asing dan Profitabilitas Terhadap Transfer Pricing (Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2022) Susi Susilawati; Abu Nizarudin; Anggraeni Yunita
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i2.1268

Abstract

Transfer pricing adalah suatu kebijakan perusahaan dalam menentukan harga transfer suatu transaksi yang dilakukan oleh perusahaanantara pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa untuk memaksimalkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ukuran Perushaan, kepemilikan asing dan profitabilitas terhadap transfer pricing sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022 Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah 37 populasi dan sampel berjumlah 7 perusahaan jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap transfer pricing, sedangkan kepemilikan asing, dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap transfer pricing.
PENGARUH PERBANKAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Pujia Entin Kartika; Abu Nizarudin; Eka Fitriyanti
Al-Iqtishad: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53649/al-iqtishad.v4i2.341

Abstract

Pertumbuhan ekonomi adalah suatu fenomena yang terjadi di semua negara berkembang termasuk Indonesia. Pertumbuhan ekonomi suatu negara atau daerah pasti akan mengalami pertumbuhan yang berbeda-beda, ada pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat dan ada juga yang mengalami perlambatan. Kondisi ini terjadi karena adanya perbedaan kemampuan suatu negara dalam melakukan proses produksi barang dan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbankan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Pendekatan penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 48 sampel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Dana Pihak Ketiga (DPK), pembiayaan, dan total aset, sedangkan variabel terikat yaitu pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara itu, pembiayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Total aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA BAGI HASIL PAJAK, DAN DANA BAGI HASIL BUKAN PAJAK TERHADAP DANA ALOKASI UMUM KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Mona Patrecia Sinambela; Abu Nizarudin; Muhammad Qomaruddin Ridwan
Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah Vol 10 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56945/jkpd.v10i1.387

Abstract

The General Allocation Fund (Dana Alokasi Umum/DAU) serves as a strategic instrument for supporting regional autonomy and promoting fiscal equity across regions. However, the amount of DAU a region receives is heavily influenced by its fiscal capacity, as reflected in Local Revenue (PAD), Tax Revenue Sharing Funds (DBHP), and Non-Tax Revenue Sharing Funds (DBHBP). These three components determine the fiscal gap underlying DAU calculations, making it essential to empirically understand their influence. This study aims to examine and analyze the effect of PAD, DBHP, and DBHBP on DAU across regencies and cities in Bangka Belitung Islands Province. Using a quantitative approach, the study processes secondary data from the 2014–2023 regional budget realization reports (APBD), obtained from the Directorate General of Fiscal Balance, and analyzed using multiple linear regression. The results show that PAD, DBHP, and DBHBP each exert a negative effect on DAU, meaning that higher fiscal capacity leads to lower DAU allocations from the central government. These findings imply that the central government should refine the DAU allocation formula to better reflect fiscal fairness, while regional governments should be encouraged to optimize own-source revenues without being disincentivized by disproportionate reductions in DAU transfers.