Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Asimetri Informasi dan Risiko Litigasi Terhadap Konservatisme Akuntansi dengan Variabel Moderasi Financial Distress Rahmasari Laila Nur Khusna; Suwarno
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 9 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v9i5.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh asimetri informasi dan risiko litigasi terhadap konservatisme akuntansi menggunakan variabel moderasi financial distress pada perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2019 -2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel sebanyak 93 perusahaan. Metode analisis penelitian menggunakan model persamaan structural equation modeling (SEM) dengan software smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa asimetri informasi tidak memiliki pengaruh terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan risiko litigasi berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi. Financial distress tidak mampu memoderasi pengaruh asimetri informasi dan risiko litigasi terhadap konservatisme akuntansi.
Peran Keberagaman Gender Didalam Memoderasi Kinerja Environment Social, Dan Governance Terhadap Resiko Keuangan Shafira Choirun Nissa; Suwarno
Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Komputer Akuntansi (KOMPAK)
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/kompak.v17i2.2151

Abstract

This study aims to determine the role of gender diversity in moderating the performance of the social environment, and governance on financial risk. This research approach is quantitative by using secondary data. ESG data and financial risks will be obtained from the annual reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during a certain period, for example 2018–2023. This study uses a moderated regression analysis (MRA) approach to examine the influence of gender diversity moderation on the relationship between ESG performance. This study reveals that gender diversity has a significant moderating influence on the relationship between Environmental, Social, and Governance (ESG) performance and corporate financial risk.
PENYULUHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KEARSIPAN MELALUI BUDAYA 5S PADA TENAGA KEPENDIDIKAN SEKOLAH Sukaris Sukaris; Heru Baskoro; Indro Kirono; Suwarno; Alkusani
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i3.10645

Abstract

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru, tetapi juga oleh peran tenaga kependidikan dalam mendukung manajemen administrasi sekolah, masih ditemukan berbagai persoalan, seperti manajemen kearsipan yang belum tertata, pengelolaan waktu yang kurang efektif, serta rendahnya kesadaran menjaga kebersihan ruang kerja. Permasalahan ini berdampak pada menurunnya efisiensi layanan administrasi dan kenyamanan lingkungan kerja. Untuk menjawab tantangan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan budaya kerja 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) sebagai strategi peningkatan kapasitas tenaga kependidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui empat tahapan: (1) Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi permasalahan utama, (2) pelatihan dan workshop budaya 5S sebagai media transfer pengetahuan, (3) implementasi langsung di lapangan melalui penataan arsip, kebersihan ruang kerja, dan pengelolaan waktu, serta (4) evaluasi kegiatan dengan melibatkan mitra sekolah untuk mengukur keberhasilan dan partisipasi aktif. Data dikumpulkan melalui observasi, refleksi peserta, serta diskusi evaluatif, dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan dalam keterampilan tenaga kependidikan. Arsip yang sebelumnya tidak tertata kini lebih sistematis, proses pencarian dokumen lebih cepat, ruang kerja lebih bersih dan nyaman, serta disiplin kerja meningkat melalui pembiasaan prinsip 5S. Partisipasi aktif mitra, khususnya kepala sekolah, menjadi faktor kunci keberhasilan karena menciptakan monitoring dan dukungan yang berkelanjutan. Dari kegiaatn tersebut penting bahwa penerapan budaya 5S terbukti efektif meningkatkan efisiensi kerja, membentuk kebiasaan disiplin, serta memperkuat profesionalisme tenaga kependidikan. Program ini dapat direplikasi di sekolah lain sebagai strategi berkelanjutan dalam meningkatkan mutu layanan administrasi pendidikan