Kekasaran dasar saluran sangat berpengaruh pada karakteristik aliran, terutama dalam menghitung kecepatan dan debit aliran. Kekasaran dasar saluran dinyatakan dalam koefisien kekasaran. Koefisien kekasaran saluran yang digunakan dalam aliran seragam adalah nilai koefisien kekasaran Manning (n). Banyak penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran Manning. Pengunaan koefisien kekasaran Manning saat ini hanya didasarkan n tabel. Sedangkan nilai n tabel Manning hanya disarankan untuk saluran kondisi baik. Penerapan n tabel Manning pada saluran alami memberikan hasil yang kasar, karena keadaan aliran lebih banyak tergantung pada faktor yang tidak diketahui. Diantaranya adanya bentuk konfigurasi dasar, dan penelitian sebelumnya belum ada yang memperhitungkannya. Tujuan penelitian adalah untukmendapatkan suatu rumusan empiris nilai koefisien kekasaran Manning saluran alam berdasarkan modifikasi koefisien kekasaran Manning, yang berkaitan butiran dasar dan bentuk dasar yang ada dilapangan. Metode yang akan dilaksanakan berupa pengambilan data lapangan dalam upaya mencari hubungan bentuk bentuk dasar saluran terhadap koefisien kekasaran dasar material non kohesif. Aplikasi penerapan rumusan akan dilakukan pada studi kasus Sungai Jawi dan Parit Tokaya di kota Pontianak.Kata kunci: Kekasaran dasar, bentuk dasar, koefisien kekasaran Manning