afrianti fauziah syamsudin
institut Agama Islam Bani Fattah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH PESERTA DIDIK DI MI AL IHSAN KALIJARING JOMBANG afrianti fauziah syamsudin; Dila Adelia; Faizzun Hozza Alayyono; Himmatul Aliyah; Islaikha Mukhofifah; Maulidatus Sholichah; Lailatul Mubarokah; Muhammad Fahruddin Hamid At Thohiri; Zitni Hikmatul Jannah; Zulfatul Zuriatin Ni’mah
ABDIMASY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/abdimasy.v1i1.874

Abstract

Kurangnya akhlakul karimah di MI Al Ihsan menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini, oleh karena itu tujuan dari Kuliah Kerja Nyata dengan tema optimalisasi pembelajaran aqidah akhlak terhadap pembentukan akhlakul karimah peserta didik di MI Al Ihsan Kalijaring adalah untuk membantu dalam mengoptimalkan akhlakul karimah yang baik terhadap peserta didik dengan cara melewati pembelajaran aqidah akhlak. Metode yang dilakukan oleh peneliti adalah metode observasi, observasi dilakukan oleh peneliti dalam rangka mengumpulkan informasi dan data untuk menemukan masalah yang akan dijadikan program dalam KKN di lokasi pelaksanaan KKN. Untuk menghadapi realita perkembangan zaman diperlukan adanya pembentukan akhlakul karimah, salah satu sarana dalam memperbaiki akhlakul karimah terutama pada jenjang sekolah dasar yakni dengan pendidikan yang diberikan di sekolah, sehingga dari pembahasan tersebut diharapkan hasil dari kegiatan KKN ini yang berupa kegiatan pondok romadlon yang diikuti oleh 79 peserta didik dapat membentuk akhlakul karimah peserta didik di MI Al Ihsan Kalijareng. Kesimpulan dari pelaksanaan program KKN ini adalah Program KKN yang terjadwal dapat terlaksana dengan baik dan lancar, program maupun kegiatan dapat berjalan dengan lancar berkat kerjasama tim serta dukungan dari pihak sekolah yang memberi kesempatan kepada tim kami untuk melaksanakan program pendampingan di sekolah tersebut.
IMPLEMENTASI MODEL HABIT FORMING (PEMBIASAAN) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI KEGIATAN SHALAT DHUHA BERJAMA’AH (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS IV MI AL ANWAR CANGKRINGRANDU) afrianti fauziah syamsudin
Abnauna: Jurnal ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 1 (2024): JANUARI
Publisher : Prodi PGMI Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/jurnalilmupendidikananak.v3i1.2618

Abstract

Mengimplementasikan kegiatan keagamaan dapat bertujuan untuk menjaga karakter religius yang sudah tertanam dalam diri siswa dengan menggunakan model pembiasaan. Pembiasaan merupakan model yang spontan dan terprogram. Sehingga, dengan adanya pembiasaan kegiatan keagamaan dapat melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah yang diharapkan agar pendidikan dapat lebih maksimal lagi dalam membentuk maupun mempertahankan karakter religius siswa. Penelitan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di MI Al Anwar dengan subjek guru Waka kesiswaan dan siswa kelas IV dalam mengambil data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa(1) implementasi pembiasaan melalui kegiatan shalat dhuha berjama’ah dilaksanakan di pagi hari sekitar jam 06.30 – 06.45 dengan membaca pancasila sebelum melaksanakan shalat Dhuha dan diakhiri dengan do’a setelah Shalat Dhuha berjama’ah serta dilanjutkan dengan pembiasaan lainnya saat sudah memasuki kelas,(2) masih ada beberapa siswa saat melaksanakan shalat dhuha datang terlambat dan bermain sendiri dan tidak khusyu’ saat melaksanakan shalat tersebut. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya kerjasama yang baik antara guru dan orang tua siswa sehingga implementasi pembiasaan dapat mempengaruhi karakter religius siswa dengan baik,(3) solusi yang diberikan oleh MI Al Anwar adalah memberikan nasehat dan menyuruh mengulangi lagi untuk shalat dari awal atau shalat sendirian.