Kebudayaan dalam masyarakat Batak Toba merupakan kebudayaan yang sanat kaya, terdiri dai Bahasa tradisional yaitu Bahasa Batak Toba dengan dialeknya, huruf Batak Toba ( aksara Batak), kesenian tradisional yaitu seni teater, seni tari, seni musik dan seni lainya. . Kebudayaan adalah suatu sistem yang sangat kompleks tercakup dalam aspek pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, kemampuan, serta kebiasaan yang diperoleh manusia sebagai masyarakat anggota (Edward Burnett Taylor, 1832 – 1972). Sedangkan pengertian kebudayaan lainnya ialah suatu system yang teratur baik makna maupun simbol – simbol (Clifford Geertz, 1832 – 2006). Simbol tersebut kemudian diterjemahkan dan diinterpretasikan agar dapat mengontrol perilaku, sumber-sumber ekstrasomatik informasi, memantapkan individu, pengembangkan pengetahuan, hingga cara bersikap. Dari pengertian ini dapat diketahui bahwa suatu kehidupan masyarakat akan diikuti dengan kebudayaan yang menjadi identitas dari masyarakat itu sendiri. Sebuah kajian etnografi yang menggunakan penelitian deskriptif – kualitatif. Dimana kajian penelitian ini memiliki tujuan yaitu mengeksplorasi dan menafsirkan makna simbolik yang dijumpai pada Dalihan Na Tolu, Gorga, dan Ulos dalam kebudayaan masyarakat Batak Toba. Metode penelitian yang didasarkan pada penelitian yang menunjukkan sistem kekerabatan dalam masyarakat Batak Toba, penggunaan berbagai macam ukiran maupun ornamen gorga, dan penggunaan berbagai jenis ulos berdasarkan fungsinya. Nilai-nilai kebudayaan yang terkandung dalam budaya masyarakat Batak Toba sangat jelas terlihat dalam sistem kekerabatan, religi, hukum, dan pengayoman. Kekerabatan yang sangat dijunjung tinggi dalam ikatan keluarga maupun marga. Ornamen gorga yang menjadi hasil budaya yang memiliki keunikan jika dibandingkan dengan suku – suku lainya. Penggunaan kain ulos sebagai sarana yang digunakan dalam setiap kehidupan masyarakat Batak Toba berdasarkan tujuannya. Makna simbolik dari dalihan na tolu, gorga, dan ulos menciptakan sebuah kebudayaan yang patut untuk dilestarikan oleh semua pihak. Kegiatan dalam melestarikan kebudayan Batak Toba sama saja dengan melestarikan kekayaan budaya bangsa dan upaya mencintai hasil budaya kearifan lokal.