Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Self-Efficacy Dengan Self-Care Lansia Hipertensi Di Puskesmas Talise Nur Aziza; Djuwartini; Adesulistiawati
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.47

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang banyak diderita lansia dan merupakan penyakit tertinggi sampai saat ini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan self-efficacy dengan self-care lansia hipertensi di Puskesmas Talise? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan self-care pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini bermanfaat bagi institusi pelayanan, sebagai acuan meningkatkan kualitas pelayanan, bagi peneliti menambah pengetahuan dalam perawatan hipertensi pada lansia dan bagi mahasiswa menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian berikutnya penelitian menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental dengan Pendekatan Cross sectional. Jumlah populasi 169 dengan didapatkan sampel 62 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Chi-Square dengan variabel independent Self-efficacy dan variabel dependen Self-care. Hasil analisis bivariat adalah adanya hubungan yang signifikan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia dengan Hipertensi didapatkan Nilai p-value = 0,00 < 0,05. Sehingga Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Self-efficacy dengan Self-care lansia Hipertensi di Puskesmas Talise saran dalam penelitian ini yaitu bagi institusi pelayanan Penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mahasiswa keperawatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk penelitian berikutnya. Bagi peneliti, Penelitian ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan dalam memberikan pelayanan merawat hipertensi.
Pengaruh Edukasi Nutrisi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pengelolaan Diet Nutrisi Pasien Chronic Kidney Disiase Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD UNDATA Provinsi Sulawesi Tengah Intan Angelina Dombo; Djuwartini; Yulta Kadang
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.57

Abstract

Salah satu terapi terhadap penderita gagal ginjal kronik yaitu hemodialisis. Hemodialisis bertujuan untuk mengeliminasi sisa-sisa produk metabolisme atau protein didalam tubuh. Tindakan ini juga dapat menyebabkan komplikasi, diantaranya yaitu mempengaruhi status gizi pasien. Beberapa pasien mengalami kesulitan dalam pengelolaan asupan nutrisi, namun mereka tidak mendapatkan pemahaman tentang bagaimana strategi yang dapat membantu dalam pengelolaan diet nutrisi sehingga strategi yang perlu dilakukan adalah pemberian edukasi nutrisi pada pasien hemodialisa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi nutrisi terhadap tingkat pengetahuan pengelolaan diet nutrisi pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain Pre-experimen yang menggunakan rancangan One Grop Pre Test and Post Test Design. Sampel penelitian berjumlah 18 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang di analisis dengan uji non-parametric wilcoxon  diperoleh nilai p=0,000 (p ≤ 0,05). Menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi nutrisi terhadap tingkat pengetahuan pengelolaan diet nutrisi pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Diharapkan penelitian ini bisa menjadi sumber informasi dalam meningkatkan upaya pelayanan kesehatan dengan melakukan pemberian edukasi nutrisi, khususnya pada pasien hemodialisa.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Stigma Orang Dengan HIV Di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru Kabupaten Tolitoli Sitti Hasma; Djuwartini; Benny HL Situmorang
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES) Vol. 3 No. 1 (2025): JURDIKES - JUNI
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikes.v3i1.545

Abstract

Hasil wawancara awal di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru menunjukkan bahwa ada 2 masyarakat diantaranya yang mengatakan jika pasangannya HIV, ia akan menceraikannya dan enggan untuk merawatnya, ia juga takut bergaul dengan orang yang terinfeksi HIV karena takut tertular, dan merasa orang HIV sebaiknya di dalam rumah saja dan tidak usah berinteraksi dengan orang lain. Tujuan penelitian yaitu dianalisisnya hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh masyarakat di RW 09 RT 01 Kelurahan Baru sebanyak 112 orang, dengan teknik pengambilan  sampel purposive sampling. Hasil penelitian univariat diperoleh dari 59 responden, mayoritas (66,1%) responden mempunya pengetahuan cukup tentang HIV. Sebagian besar (54,2%) responden memiliki sikap baik tentang HIV. Sebagian besar (55,9%) responden memiliki stigma ODHIV yang tinggi. Hasil penelitian bivariat didapatkan terdapat hubungan pengetahuan terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000), ada hubungan sikap terhadap stigma ODHIV (p-value = 0,000). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap stigma ODHIV di Kelurahan Baru. Bagi pihak Puskesmas Kota Tolitoli untuk lebih sering mensosialisasikan HIV tidak hanya pada penderita namun pada masyarakat luas, tidak hanya secara langsung tetapi melalui media sosial agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV sehingga dapat merubah pandangan negatif/rendah mereka terhadap ODHIV.