Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Pendeteksi Kesegaran Susu Formula Bayi Berbasis Internet Of Things Amaliah, Asma; Nabila, Auliya
Jurnal Teknologi Elekterika Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/elekterika.v20i2.4649

Abstract

This research was conducted to design a tool for detecting the suitability of baby formula milk based on the internet of things. This tool is designed to obtain valid data on the period of time when baby formula milk is still suitable for consumption or is no longer suitable for consumption. As is known, the duration of milk spoilage cannot be measured with certainty. There are several sensors used in this system, namely a pH sensor and a gas sensor as well as reading detection results using an LCD and sending them in real time to Telegram. The microcontroller used is ESP32. Based on data obtained from testing using a pH sensor and a gas sensor, the results obtained were that the pH sensor detected that the brewed baby formula milk was considered unfit for consumption after 4 hours in free air conditions due to the results of the pH sensor showing, namely 6.44, which is the value indicates the milk has become acidic. Meanwhile, for the gas sensor, there was a significant change in value from the initial value after 5 hours of the milk being left in free air. The pH sensor was a fairly good detection tool in detecting spoilage of baby formula milk because the MAPE obtained was 1.34%.
RANCANG BANGUN SISTEM TELEMEDIS WIRELESS BODY AREA NETWORK (WBAN) UNTUK MONITORING PASIEN RAWAT JALAN Asmawaty Azis; Asma Amaliah; Anggada Anggada
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 5, No 2 (2020): September
Publisher : Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring pada pasien rawat jalan di setiap rumah sakit yang hanya dilakukan ketika pasien mendatangi rumah sakit untuk melakukan Medical Check Up. Kendati diluar jadwal, pasien rawat jalan tidak mendapatkan monitoring lagi dari pihak rumah sakit. Denyut jantung dan suhu tubuh merupakan salah satu faktor penentu atau tanda tanda vital dalam memperkuat diagnosis suatu penyakit. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem monitoring Detak jantung dan Suhu tubuh pada pasien rawat jalan agar selalu mendapat monitoring dari rumah sakit dan dokter berbasis IOT (internet of things) dengan menggunakan Arduino WeMos D1 Mini, sensor denyut jantung menggunakan sensor MAX30102 dan Sensor MLX90614 untuk mendeteksi Suhu tubuh serta LCD untuk menampilkan status detak jantung dan suhu tubuh kepada pasien, serta terintegrasi dengan Sistem monitoring melalui Aplikasi Website, Sehingga akan meminimalisir tingkat bahaya bagi pasien, dan pihak rumah sakit tetap bertanggung jawab penuh terhadap pasien rawat jalannya, Sistem ini dapat mengirimkan dan menampilkan infomasi kesehatan berupa detak jantung dan suhu tubuh pasien melalui LCD yang terdapat pada gelang serta rumah sakit melalui Aplikasi Website Rumah sakit secara berkala, agar dapat selalu dipantau dan diawasi oleh admin rumah sakit dan dokter. Pengukuran ini dilakukan kepada 10 Orang pasien, hasil pengukuran detak jantung yang dilakukan dengan membandingkan antar gelang DnS dengan Pulse Oximetry memiliki tingkat akurasi sebesar 97,41% sedangkan perbandingan gelang DnS dengan Thermogun memiliki nilai akurasi sebesar 99,59% Dan waktu yang dibutuhkan gelang DnS untuk terkoneksi dengan website adalah setelah gelang DnS terkoneksi dengan Wifi, maka secara otomatis gelang DnS dan Website terkoneksi
SISTEM MONITORING KEBISINGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Asmawaty Azis; Asma Amaliah; Kurniawan Harun Rasyid
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 3 (2023): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i3.5548

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu ketenangan dalam belajar terutama ketika siswa sedang belajar mandiri. Beberapa siswa ingin belajar secara serius tetapi ada pula beberapa oknum yang tidak ingin belajar dan melakukan aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi siswa lainnya. Dari kasus ini maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengurangi kebisingan pada ruang kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang suatu alat yang dapat digunakan sebagai pendeteksi suara kebisingan suara di kelas dengan memberi notifikasi berupa bunyi pada buzzer jika terjadi kebisingan yang berlebihan. Adapun metode yang digunakan adalah metode tahapan pengumpulan data kemudian melakukan tahap analisis terhadap kinerja alat yang telah dibuat dengan metode perancangan prototyping. Hasil pengujian menghasilkan alat deteksi kebisingan berbasis Internet of Things. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa alat ini berfungsi sesuai yang diinginkan dan diharapkan dapat mengatasi kebisingan yang terjadi di kelas.