Alin Diva setya
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dokumentasi Gendhing Gati Oleh Keraton Yogyakarta Alin Diva setya
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 14 No. 2 2023
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.Vol14.iss2.art3

Abstract

Keraton Yogyakarta sebagai salah satu warisan budaya telah melakukan kegiatan dokumentasi dalam rangka melestarikan dan memperkenalkan gendhing gati. Melalui Kawedanan Kridhomardowo Keraton Yogyakarta melakukan proses dokumentasi dari mulai pencarian data hingga menghasilkan suatu bentuk dokumentasi budaya. Untuk melihat hal ini, maka penelitian dilakukan dalam rangka melihat proses dokumentasi budaya gendhing gati oleh Keraton Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan metode kualitatif pada abdi dalem yang terlibat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Keraton Yogyakarta melakukan dokumentasi gendhing gati melalui proses perekaman dan pengelolaan. Kegiatan perekaman dimulai dari proses pengumpulan informasi yang dilakukan oleh abdi dalem Kawedanan Kridhomardowo sebelum kegiatan dokumentasi dilakukan. Kegiatan pengelolaan terdiri dari penghimpunan data, dilakukan oleh abdi dalem Kawedanan Kridhomardowo dengan membagi tugas sebagai abdi dalem wiyaga, abdi dalem musikan, dan bekerja sama dengan Tepas Tondo Yekti selaku divisi yang bertanggung jawab dengan dokumentasi di Keraton Yogyakarta. Hasil dokumentasi yang dilakukan berupa audio, kemudian diunggah melalui kanal media sosial yang dimiliki Keraton Yogyakarta. Lalu dalam penyimpanan berupa menyimpan tulisan notasi gendhing gati yang dimiliki oleh masing-masing abdi dalem serta dokumen soft file yang diunggah pada website Keraton. Keraton Yogyakarta berperan sebagai pelestari budaya melalui program dokumentasi gendhing gati yang dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat.