Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Status Gizi dan Lama Menstruasi dengan Kejadian Anemia Pada Remaja di SMA Negeri 1 Wangon Rini Yulia Wardani; Tin Utami; Ita Apriliyani
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 20
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v3i1.1187

Abstract

Anemia ialah kesehatan yang biasa terjadi pada remaja putri, mereka lebih rentan terhadap penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh. Tantangan yang yang harus dihadapi remaja putri di Indonesia ialah masalah gizi mikro. Secara khusus, anemia mempengaruhi sebagian besar remaja, dengan 12% remaja laki-laki, 23% remaja putri. Penyebab utama anemia dalam demografi ini dikaitkan dengan zat besi yang tidak mencukupi, menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai anemia defisiensi besi. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan lama menstruasi dengan prevalensi anemia pada remaja di SMA N 1 Wangon. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan analisis korelasi. Penelitian ini menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 146 siswi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa sebagian remaja putri memiliki status gizi normal dengan 77 responden (52,7%), lama menstruasi panjang 126 responden (86,3%) dan tidak mengalami anemia dengan jumlah 80 responden (54,8%). Berdasarkan hasil analisis uji statistik menggunakan uji chi-square menghasilkan nilai p value > 0,05 dengan nilai p value = 0.933 yang bermakna tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dan lama menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja di SMA Negeri 1 Wangon.
Nursing Care in Mrs. P with Warm Water Footbath Technique at Wangon Public Health Center, Banyumas Regency Rini Yulia Wardani; Tin Utami
Viva Medika Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v17i1.1345

Abstract

Hypertension during pregnancy is a major cause of high maternal, fetal, and neonatal morbidity and mortality. One intervention to reduce high blood pressure is warm water footbath therapy. Soaking the feet in warm water provides a sense of comfort, where the warm sensation on the skin stimulates endorphin hormones, inducing relaxation and reducing stress. This case study was conducted to determine the effect of warm footbath therapy on lowering blood pressure in pregnant women with hypertension in the working area of the Wangon Public Health Center, Banyumas Regency. The method used was a descriptive case study. The subject was a pregnant woman with hypertension, gestational age ≥ 20 weeks, and blood pressure of 140/90 mmHg. The population in this study was 1 person, using a total sampling technique. The results showed changes in blood pressure in the pregnant woman with hypertension before and after receiving warm water footbath therapy.