Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB(Mycobacterium tuberculosis) dan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui peran keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita penyakit TB Paru di wilayah kerjaPuskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif denganpendekatan fenomenologis. Informan dalam penelitian ini terdiri atas informan kunci dan informan biasa.Pemilihan informan kunci dan informan biasa dilakukan dengan metode snowball chain sampling. Informan kunciterdiri atas 3 orang yakni keluarga penderita, sedangkan informan biasa terdiri dari 3 orang yakni 2 orangpenderita TB Paru dan 1 orang petugas kesehatan yang menangani pasien TB Paru. Hasil penelitian menunjukkanuntuk Persepsi kerentanan, keluarga mengetahui penyakit TB Paru adalah penyakit menular, sehingga keluargamelakukan pencegahan dengan cara penderita disuruh memakai masker ketika berinteraksi dengan orang lainserta memisahkan alat makan dan minum penderita. Persepsi keseriusan menunjukkan bahwa sebagian besarkeluarga memandang penyakit TB Paru adalah penyakit yang serius dan harus segera diatasi. Persepsi manfaatkeluarga dalam melakukan perawatan adalah agar penderita cepat sembuh serta menjadi pelajaran bagi keluargauntuk menerapkan hidup sehat. Persepsi hambatan menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga tidak memilikihambatan dalam perawatan. Persepsi kepercayaan diri menunjukkan bahwa keluarga melakukan perawatandidasari keinginan yang timbul dari dalam diri demi melihat anggota keluarga segera sehat. Persepsi doronganuntuk bertindak keluarga yakni adanya dukungan dari anggota keluarga lain dan kerabat, arahan dari petugaskesehatan, dan adanya informasi tentang TB Paru melalui media sosial. Peran keluarga dalam merawat anggotakeluarga yang menderita penyakit TB Paru meliputi keluarga menyiapkan makanan bergizi, selalu mengingatkanuntuk minum obat, menyuruh istrahat yang cukup, sering menanyakan keluhan yang dirasakan penderita.Kata kunci: Tuberkulosis paru, peran keluarga, merawat