Nevi Dwi Mantini, SST
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE DENGAN TINGKAT KEPUASAN IBU HAMIL DI POLI KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) PUSKESMAS LEUWISARI KABUPATEN TASIKMALAYATAHUN 2013 Nevi Dwi Mantini, SST
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 5 No. 2 (2014): Agustus 2014
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v5i2.40

Abstract

Kualitas pelayanan antenatal care yang memuaskan diharapkan dapat meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil. Data cakupan kunjungan ibu hamil  tahun 2010 di Provinsi Jawa Barat mencapai 86,67%, sedangkan kunjungan ibu hamil di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 83%, sedangkan cakupan kunjungan ibu hamil di Puskesmas Leuwisari yaitu 64%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan antenatal care dengan tingkat kepuasan ibu hamil di poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Leuwisari  Kabupaten TasikmalayaTahun 2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analitik desain adalah cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Leuwisari  Kabupaten Tasikmalaya periode bulan Januari – Mei 2013 sebanyak 30 orang. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara accidental sampling. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner. Tehnik analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menyatakan bahwa Kualitas pelayanan antenatal care sebagian besar pada kategori baik sebanyak 20 orang (66,7%), Tingkat kepuasan ibu hamil sebagian besar pada kategori memuaskan sebanyak 19 orang (63,3%) serta Ada hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanan antenatal care dengan tingkat kepuasan ibu hamil (p sama dengan 0,013). Kesimpulan penelitian ini Kualitas pelayanan antenatal care sebagian besar pada kategori baik sebanyak 20 orang (66,7%), Tingkat kepuasan ibu hamil sebagian besar pada kategori memuaskan sebanyak 19 orang (63,3%) serta Ada hubungan yang bermakna antara kualitas pelayanan antenatal care dengan tingkat kepuasan ibu hamil (p sama dengan 0,013). Sehingga direkomendasikan Kualitas pelayanan antenatal care yang sudah baik perlu dipertahankan dan bila dimungkinkan untuk ditingkatkan. Upaya tersebut diantaranya adalah dengan memberikan pelayanan berupa kunjungan ke rumah ibu hamil untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan kehamilan ibu hamil. 
ANALISIS PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG SEKS BEBAS PADA MAHASISWA DI STIKES RESPATI TASIKMALAYA TAHUN 2014 Nevi Dwi Mantini, SST
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 6 No. 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v6i2.50

Abstract

Ada pergeseran nilai mengenai hubungan seksual sebelum nikah. Hal ini utamanya terjadi pada kaum perempuan. Bila sebelumnya ada anggapan bahwa hubungan seksual hanya dilakukan jika ada hubungan emosional yang dalam dengan lawan jenis, namun saat kini kondisi tersebut telah berubah. Hasil penelitian Shali dan Zeinik (Dusek, 1996) menunjukkan bahwa 79,1% kaum perempuan (usia antara 15-19 tahun) setuju dilakukannya hubungan seksual walaupun tidak ada rencana untuk menikah; 54,7% setuju hanya bila ada rencana menikah; dan 10,7% tidak setuju adanya hubungan seksual sebelum menikah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan dan sikap remaja  tentang seks bebas pada mahasiswa di STIKes Respati Tasikmalaya tahun 2014. Penelitian  ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi yang diambil adalah seluruh mahasiswa Stkes Respati Tasikmalaya yang ada di STIKes Respati Tasikmalaya mulai dari tingkat I sampai Tingkat Akhir  yang berjumlah 402 orang.Dengan demikian jumlah sampel minimal yang akan diteliti adalah  201 orang . Adapun teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik Proportionate stratified simple random sampling. Pada penelitian yang dilakukan pada Mahasiswa STIKes Respati Tasikmalaya, secara umum berdasarkan hasil penelitian tentang pengetahuan tentang seks bebas yang termasuk kategori terbanyak adalah baik, yaitu 59,20 % diikuti cukup 34,82 % dan kurang 5,97%. Dari segi sikap terhadap seks bebas, secara umum memiliki sikap positif/tidak mendukung yaitu sebanyak 129 orang (94,03%), sedangkan 12orang (5,97%) memiliki sikap negatif/mendukung. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai chi-square atau c kuadrat  hitung sama dengan 12,90 , sedangkan   c kuadrat  tabel sama dengan 5,99. oleh karena nilai c kuadrat  tabel kurang dari c kuadrat  hitung atau 5,99 kurang dari 12,90, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara pengetahuan tentang seks bebas dengan sikap mahasiswa terdapat hubungan yang signifikan. Untuk remaja putri yang memiliki pengetahuan kurang tentang seks bebas dan memiliki sikap yang negatif/mendukung seks bebas tersebut, perlu ditingkatkan lagi pemberian informasi tentang seks bebas melalui peran guru dan orang tua dalam membimbing mahasiswa dan anak-anaknya. Dari pihak institusi dapat lebih menambahkan materi tentang kesehatan reproduksi atau materi tentang pendidikan seks pada mata kuliah Kesehtan Resproduksi serta dengan mengadakan seminar-seminar tentang kesehatan reproduksi. Sekolah juga dapat melibatkan orang tua  dengan mengingatkan dan menyarankan untuk memberikan informasi tentang seks pada anak mereka dengan terbuka. Sehingga remaja putri tersebut memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif/tidak mendukung prilaku seks bebas.