Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam Penegakan Protkes di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Selamet Jalaludin
Jurnal Masohi Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Masohi
Publisher : DPD FDI Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/jmas.v3i1.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara khusus terkait peran Satuan Polisi Pamong Praja dalam menegakkan protkes di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk merumuskan hambatan yang terjadi selama penegakan protokol kesehatan di KEK Mandalika. Adapun lokasi penelitian ini dilakukan di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan empat tahapan yaitu jenis penelitian, teknik pengumpulan data, sumber data dan lokasi penelitian. Adapun hasil penelitian ini terkait peran Satpol PP adalah (1) menggelar patroli untuk memantau penerapan protokol Kesehatan di masyarakat dan wisatawan, (2) Bersama dengan Tim terpadu, melaksanakan sosialisasi dan sidak ketersediaan sarana dan penerapan protokol Kesehatan di beberapa lokasi wisata, restaurant dan penginapan, (3) melakukan penyekatan di tempat-tempat tempat wisata di Kawasan KEK Mandalika pada waktu-waktu tertentu, terutama pada saat libur ataupun masa cuti bersama serta melakukan operasi yustisi bersama dengan TNI/POLRI melakukan penyekatan di beberapa titik lokasi wisata, dan (4) bergotong royong dan menyemprotkan desinfektan secara berkala di tempat-tempat yang beresiko tinggi terjadi penularan, dan beberapa fasilitas umum yang ada di KEK Mandalika. Sementara hambatan utama yang dialami oleh Satpol PP dalam menjalankan perannya yaitu kesadaran masyarakat yang sangat rendah dalam mematuhi peraturan yang berlaku juga terkait kepekaan ataupun sudut pandang masyarakat terkait bahaya penyebaran Covid-19.
Disaster Mitigation Management By The Regional Disaster Management Agency (BPBD) In Management of Drought Disaster In West Lombok District Selamet Jalaludin
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.5326

Abstract

Drought is a natural disaster that can result in reduced water availability which is far below needs. West Lombok Regency is one of the districts in NTB Province that is prone to drought. Based on BPBD data from 2019 to 2021, there are six sub-districts that experience drought every year in West Lombok district. The aim of this research is to examine drought disaster mitigation management in West Lombok Regency. The research method used in this research is a qualitative research approach in analyzing the problems that have been determined. The type of data used is descriptive qualitative data. This research uses George R. Terry's management function as a reference. Based on the research results, the West Lombok Regency BPBD is still encountering obstacles or problems, namely related to organizing, actuating and also monitoring (controlling) the drought disaster in West Lombok Regency. Therefore, when one of the indicators of these management functions is not fulfilled, then the drought disaster mitigation management carried out by the West Lombok BPBD will not be optimal. Supporting BPBD activities consists of internal factors, namely from BPBD and external factors from communities outside BPBD. The inhibiting factors that hinder BPBD activities are 3 aspects, namely road access to the affected areas is still inadequate, the budget for carrying out activities and equipment for implementing the program is still inadequate.
MENINGKATKAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MENGATASI RISIKO BENCANA KEKERINGAN Selamet Jalaludin
Jurnal Manajemen Bencana (JMB) Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Manajemen Bencana (JMB)
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jmb.v8i2.771

Abstract

Penelitian ini dilakukan di desa Sekaraoh Kecamatan Jerowaru  yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak kekeringan (krisis air bersih) dan untuk menyusun langkah penanganan (action plan) terhadap dampak kekeringan (krisis air bersih). Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode survei partisipatif, ceramah, diskusi, praktik langsung, observasi, pendampingan, dan evaluasi. Adapun tahapan dalam pelaksanaan dalam kegiatan ini sebagai berikut: (1) Pengkajian Risiko; (2) Perencanaan Penanggulangan Bencana (PB) dan Perencanaan Kontinjensi Desa; (3) Pembentukan Forum PRB Desa; (4) Peningkatan Kapasitas Warga dan Aparat dalam PB; (5) Pengintegrasian PRB ke dalam Rencana Pembangunan Desa dan Legalisasi, Pelaksanaan PRB di Desa; dan (6) Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan Program di Tingkat Desa.Adapun hasilnya yakni peningkatan pemahaman masyarakat, tersusunnya Dokumen RPB dan serta terbentuknya Forum PRB Desa Kuta Kecamatan Pujut. Kegiatan ini juga mengidentifikasi kebutuhan pelatihan untuk pemuda dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru.