Ramadhani Yusran
Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pemenuhan Kesadaran Masyarakat dan Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Mencegah Peningkatan Angka Stunting di Nagari Pariangan 2023 Ramadhani Yusran; Arastika Nanda; Aviva Amalda; Raihani Luthvia; Rayhan Fadlan
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): IJPM - Agustus 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.138

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang telah menjadi perhatian serius di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Stunting menggambarkan kondisi ketidakcukupan pertumbuhan fisik dan kognitif pada anak akibat kekurangan gizi kronis pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di daerah pedesaan seperti Nagari Pariangan. Stunting dapat berdampak negatif pada pertumbuhan fisik dan perkembangan anak, serta berpotensi menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang pada masa dewasa. Tujuan Pengabdian ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan akan pentingnya peran gizi yang seimbang dalam pertumbuhan anak dan menerapkan pola makan yang lebih baik, sehingga dapat mengurangi risiko stunting dan menciptakan generasi masa depan yang sehat dan cerdas. Kegiatan penyuluhan melalui sosialisasi diadakan dengan metode seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, serta pembagian contoh dari makanan yang bergizi seimbang kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang dalam mencegah stunting. Dengan melibatkan peserta secara aktif dalam praktik dan diskusi, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku yang positif dalam pola makan dan pengasuhan anak-anak. Seiring berjalannya waktu, diharapkan dampak positif ini akan berkelanjutan dan membantu menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkembang dengan baik.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat Ramadhani Yusran; Sintya Khairun Nisak; Whindy Hijratul Khaira
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2023): IJPM - Agustus 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.153

Abstract

Kegiatan pengabdian masyrakat mengenai stunting merupakan salah salah satu program kerja yang diajukan oleh mahasiswa KKN Tematik Bidang Studi UNP. Stunting merupakan salah satu tema yang diberikan dalam penyuluahan yang dilakukan di Aula kantor wali nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. pada hari Selasa 11 Juli 2023 pada pukul 08.00-13.00 WIB. Diketahui bahwa stunting adalah salah satu bentuk gangguan yang terjadi pada tumbuh kembang anak sehingga membutuhkan perhatian yang khusus dalam menanganinya. permasalahan yang terjadi adalah kurangnya pengetahuan ibu yang memiliki balita mengenai Periode 1000 hari pertama kehidupan seorang anak merupakan periode yang sangat penting bagi pertumbuhan kognitif dan mental anak. Kekurangan gizi pada 1000 hari pertama akan berpengaruh pada kependekan anak intergenerasi, atau dikenal dengan stunting.Tujuan diadakannya sosialisasi penyuluhan mengenai stunting ini diharapkan nantiny akan memberikan informasi dan menambah pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan. Serta, dapat memberikan motivasi kepada masyarakat yang rentan stunting untuk senantiasa menjaga kebersihan, menjaga pola gizi saat makan, serta mengetahui pentingnya menjaga dan memperhatikan 1000 hari pertama kehidupan, sehingga secara perlahan-lahan harapan kami untuk nagari Pariangan nol kasus stunting dapat tercapai. Pencegahan Stunting Melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dilakukan dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat yang mempunyai ballita dilakukan menggunakan metode Observasi, dilanjutkan bekerjasama dengan instansi pemerintahan dan melaksanakan sosialisasi penyuluhan, ceramah dan diskusi/ tanya jawa, serta memberikan contoh sampel makanan bergizi untuk anak dan juga cara pengolahan makanan bergizi yang bervariasi setiap harinya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah banyak masyarakat yang tidak mengetahui tentang stunting dan juga beberapa diantaranya hanya sekedar tau saja tetapi tidak dipraktikkan.