Adi Buyu Prakoso
Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Lansia Laki-Laki Terhadap Rendahnya Partisipasi Pada Program Posyandu Lansia Di Desa Ngombakan Muhammad Kurniawan; Adi Buyu Prakoso; Ikrima Rahmasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1101

Abstract

Posyandu Lansia merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuanmeningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup lanjut usia melalui pelayanan promotif dan preventif.Namun, partisipasi lansia laki-laki dalam kegiatan Posyandu Lansia masih tergolong rendah sehinggaberpotensi menghambat deteksi dini masalah kesehatan dan upaya pencegahan penyakit. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan memahami persepsi lansia laki-laki terhadap rendahnya partisipasi padaProgram Posyandu Lansia di Desa Ngombakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengandesain fenomenologi. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan melibatkan empatlansia laki-laki yang kurang aktif mengikuti Posyandu Lansia. Pengumpulan data dilakukan melaluiwawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Colaizzidengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasilpenelitian menunjukkan empat tema utama yang memengaruhi rendahnya partisipasi lansia laki-laki,yaitu kesibukan pekerjaan, kurangnya informasi mengenai kegiatan Posyandu Lansia, rendahnyamotivasi yang dipengaruhi oleh terbatasnya dukungan keluarga, serta waktu pelaksanaan Posyandu yangtidak sesuai dengan aktivitas lansia. Faktor pekerjaan dan ketidaksesuaian waktu pelaksanaan menjadihambatan yang paling dominan. Disimpulkan bahwa rendahnya partisipasi lansia laki-laki dipengaruhioleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi,keterlibatan keluarga, serta penyesuaian jadwal pelaksanaan Posyandu agar partisipasi lansia laki-lakidapat meningkat.