Marcia Martha
Gunadarma University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU PERUNDUNGAN SIBER PADA REMAJA AKHIR DI MEDIA SOSIAL Marcia Martha; Aprilia Khoirunnisa
Arjwa: Jurnal Psikologi Vol 2, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/arjwa.2023.v2i3.8838

Abstract

Cyberbullying adalah perilaku tidak terpuji yang secara teratur dilakukan oleh siswa karena ketidakseimbangan kekuatan. Hal dari dalam diri yang mendorong perilaku bullying adalah kecerdasan emosional yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi secara empiris hubungan kecerdasan emosional dan kecenderungan remaja muda untuk melakukan perundungan siber di media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan menggunakan program SPSS versi 22.0 untuk Windows. Sampel penelitian terdiri dari 105 orang laki-laki dan perempuan berusia antara 15 dan 19 tahun yang secara aktif menggunakan media sosial selama minimal 5 jam setiap hari. Cyber Victim and Bullying Scale (CVBS) dan Wong Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) digunakan untuk mengukur perilaku perundungan siber. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana diperoleh F sebesar 54,316 serta signifikansi sebesar 0.001 (p < 0,01) dan kontribusi kecerdasan emosional terhadap perundungan siber sebesar 34,5%,  terdapat 65% yang merupakan faktor lain di luar penelitian ini. 
SOCIAL SHOPPING, KONFORMITAS KONSUMEN DAN PEMBELIAN IMPULSIF PADA WANITA DEWASA AWAL LAJANG Marcia Martha; Ajeng F. Citra
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i1.389

Abstract

Pembelian impulsif merupakan salah satu fenomena perilaku konsumen yang cukup sering ditemukan pada berbagai kelompok masyarakat. Salah satu kelompok yang dianggap rentan melakukan pembelian impulsif adalah wanita dewasa awal yang telah bekerja dan memiliki sumber penghasilan sendiri, tetapi masih berstatus lajang atau belum menikah. Kondisi tersebut memberikan keleluasaan yang lebih besar dalam mengelola dan membelanjakan pendapatan yang dimiliki. Selain itu, faktor social shopping dan konformitas konsumen yang kerap melekat pada kehidupan sosial wanita dewasa awal diduga turut memengaruhi kecenderungan melakukan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh social shopping dan konformitas konsumen terhadap pembelian impulsif pada wanita dewasa awal lajang. Sebanyak 118 wanita dewasa awal lajang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social shopping dan konformitas konsumen secara simultan berpengaruh terhadap pembelian impulsif. Temuan lebih lanjut mengungkapkan bahwa social shopping memiliki kontribusi yang lebih besar dalam memengaruhi pembelian impulsif dibandingkan konformitas konsumen pada kelompok partisipan tersebut.